Unand Rencanakan Pendirian Bank Sampah di Setiap Fakultas Tahun 2017

28 Desember 2016

Pusat Pengolahan Sampah Terpadu (PPST) Universitas Andalas (Unand) merupakan fasilitas yang disediakan oleh Unand untuk mendaur ulang sampah yang ditimbulkan di lingkungan Unand. PPST ini berdiri pada bulan Oktober 2014 yang awalnya dicetuskan oleh Fakultas Teknik Jurusan Teknik Lingkungan Unand. PPST ini mengelola sampah menjadi 2 bentuk, yaitu pengelolaan sampah kering layak dijual  yang dikelola oleh Bank Sampah Enviro Unand dan pengelolaan sampah basah layak kompos dengan teknik pengomposan. Pada saat ini Bank Sampah Enviro yang dinaungi oleh PPST telah memiliki kira-kira 1800 nasabah. 

“Nasabah dari bank sampah ini kira-kira sudah mencapai 1800 orang. Nasabah ini terdiri dari mahasiswa, dosen, clining servis, dan warga Unand lainnya. Cara penabungan sampah pun bisa dilakukan dengan mengantarkan sampah langsung ke bank sampah yang terletak di dekat pull bus Unand atau bagi nasabah yang tidak sempat mengantarkan sampahnya bisa menghubungi petugas untuk melakukan penjemputan, biasanya penjemputan ini dilakukan ke kantor-kantor ataupun ruangan dosen” ujar Dedi selaku pelaksana Bank Sampah.

Rata-rata penampungan sampah dari awal terbentuknya PPST yaitu plastik kurang lebih 500 kg, kertas 2 ton, dan kaleng 50 kg. Berdasarkan rencana pengembangan kedepan, PPST bersama Unand berencana akan membentuk bank sampah disetiap fakultas yang ada di Unand pada tahun 2017 agar sampah yang ada di kampus dapat teratasi. 

“Pada kondisi saat ini, PPST baru bisa menangani sampah di Unand sebesar 40% dan berdasarkan prediksi, jika setiap fakultas memiliki bank sampah maka 80% sampah yang ada di Unand dapat teratasi dengan baik,” ucap Beni selaku pelaksana kompos di PPST.

Semenjak awal pembentuksn PPST, Unand telah memberikan berbagai kontribusi dalam pendirian, dibuktikan dengan adanya pemberian fasilitas berupa gedung, isi gedung, dan mesin pengolah sampah. Tetapi, kendala yang dihadapi oleh PPST yaitu kurangnya dukungan moril dan materil untuk sosialisasi dari kampus terbukti, ketika diawal pembangunan, PPST sudah memberikan surat edaran kesetiap fakultas untuk menyatakan bahwa Unand telah memiliki bank sampah sendiri sehingga sampah bisa ditampung dan dikelola tetapi nyatanya tidak semua fakultas yang menyebarkan informasi tersebut, sebab masih banyak mahasiswa yang belum mengetahui keberadaan PPST.

Oleh karena itu, PPST berharap semoga rancangan kegiatan untuk membangun bank sampah di setiap fakultas bisa terwujud dan pihak kampus juga mendukung rancangan ini agar sosialisasi dapat berjalan dengan lancar sehingga informasi dapat tersampaikan dan diharapkan warga Unand bisa menjadi nasabah agar sampah di lingkungan Unand dapat teratasi. Manfaat yang dirasakan tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga bermanfaat bagi orang lain karena lingkungan bersih dan nyaman sehingga bisa menjaga bumi agar tetap sehat.

Humas dan Protokol Unand

 

 

Read 742 times