Tingkatkan Jumlah Publikasi Unand Gelar Workshop Pengelolaan Jurnal

20 April 2017

Padang (Unand) – Salah satu indikator kemajuan dari sebuah perguruan tinggi baik itu Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta adalah banyaknya hasil penelitian yang terpublikasi dan termanfaatkan.

Dr. Lukman, ST, M. Hum dari Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyampaikan publikasi Indonesia ditingkat internasional sangat rendah jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.

Rendahnya angka publiksi Indonesia ditingkat internasional akan berpengaruh secara tidak langsung terhadap laju pertumbuhan ekonomi di dalam negeri,”katanya saat Workshop Penggelolaan Jurnal pada Kamis (20/04) di Perpustakaan Pusat Universitas Andalas lantai 5.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Permen PAN-RB) no 17 tahun 2013 bahwa publikasi ilmiah dijenjang nasional maupun internasional harus menjadi suatu kebutuhan yang tidak terpisahkan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Atas dasar itu, diharapkan jumlah publikasi Indonesia ditingkat internasional dapat mengalami peningkatan, mengingat banyaknya jumlah Sumber Daya Manusia di Indonesia yang begitu potensial seperti dosen, peneliti dan Mahasiswa S3 yang memiliki kewajiban untuk publikasi internasional.

Untuk Universitas Andalas sendiri ia mengatakan Unand sudah memiliki publikasi terindeks scopus semenjak tahun 1974 dan total publikasi Unand hingga 30 Mei 2016 berjumlah 651 dokumen.

“Jumlah publikasi dari Universitas Andalas terus mengalami peningkatan semenjak tahun 2008 dengan rata-rata pertumbuhan dalam lima tahun terakhir adalah 26,6%,”ujarnya.   

Ditambahkanya sebanyak 81,39% publikasi Unand merupakan artikel jurnal ilmiah, sedangkan publikasi dalam bentuk makalah prosiding seminar sebanyak 13,89%.

Lebih lanjut ia menyatakan tren Riset Unand terlihat dari subjek bidang ilmu publikasinya adalah pertanian dan ilmu biologi, teknik, pharmakologi, toksikologi, ilmu farmasi, biokimia, genetik dan biologi molekuler.

Dikatakannya, penulis berafiliasi Unand di scopus berjumlah 651 orang. Penulis dengan publikasi terbanyak adalah Alm. Prof. Dr. Eng Edison Munaf, M. Eng sebanyak 33 dokumen dan diikuti oleh Prof. Dr. Rahmiana Zein sebanyak 26 dokumen.  

“Lima bidang ilmu yang produktif dalam bidang publikasi di Universitas Andalas yakni yang pertama Agricultural and Biology Science, kedua Medicine, ketiga Engineering, keempat Pharmocology, Toxicology and Pharmaceutics dan kelima Biochemistry, Genetic and Molekuler Biology,”ujarnya.

Humas dan Protokol Unand 

 

Read 196 times