Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru  Klik tombol ini :http://pmb.unand.ac.id
Toggle Bar

Unand Kukuhkan Dua Guru Besar Baru

15 Mei 2018

Padang  (Unand) – Universitas Andalas mengukuhkan dua Guru Besar baru dibidang Ilmu Teknik Elektro dan dibidang Ilmu Rekayasa Geoteknik yang ditandai dengan pemasangan kalung tanda kehormatan professor oleh Ketua Majelis Guru Besar Universitas Andalas Prof. Fauzan Azima, MS.

Kedua Guru Besar tersebut adalah Prof. Ir. Refdinal Nazir, Ph. D (teknik elektro) dan Prof. Ir. Abdul Hakam, Ph. D (teknik sipil) yang berlangsung di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang pada Selasa (15/5).

Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA mengucapkan selamat kepada kedua guru besar yang dikukuhkan beserta keluarga. Ia berharap dengan dikukuhkanya Prof. Refdinal Nazir, Ph. D dan  Prof. Ir. Abdul Hakam, Ph. D sebagai guru besar akan semakin meningkatnya fungsi dan peranan perguruan tinggi.

Dikatakannya perguruan tinggi tidak sekadar hanya mencetak Sarjana, Master maupun Doctor melainkan juga Guru Besar, hanya kampus yang mampu mencetak Guru Besar yang notabenenya disebut dosen besar.

“Mengandung arti sebagai seorang guru besar, pendidik sekaligus peneliti yang hasil penilitian ditunggu-tunggu oleh masyarakat sebagai bagian wujub dari pengabdian,” ujarnya.

Dikatakannya menjadi guru besar bukanlah akhir dari capaian karir seorang dosen tetapi justru menjadikan spirit baru yang senantiasa membangkitkan inspirasi dalam melahirkan karya-karya yang lebih great dan bermanfaat bagi masyarakat umum.

Ia yakin dari pengukuhan ini akan menyebarkan energi positif bagi pembangunan Universitas Andalas dan masyarakat luas pada umumnya dengan berbagai karya dan produk bernilai tinggi akan segera muncul.

“Ini merupakan pengukuhan tujuh Guru Besar dari sembilan Guru Besar yang ada di fakultas teknik, mudah-mudahan kedepannya akan banyak Guru Besar di Univesitas Andalas,” sambungnya.

Dalam pengukuhan itu Prof. Refdinal Nazir, Ph. D menyampaikan orasi ilmiah tentang pengembangan pembangkit listrik tersebar (DG) dan mikrogrid menuju keberlanjutan dan kemandirian penyediaan energy listrik.

Sedangkan Prof. Ir. Abdul Hakam, Ph. D menyampaikan tentang deteksi dini bahaya likuifaksi untuk mitigasi gempa.

Prof. Ir. Abdul Hakam, Ph. D sendiri kini menjabat sebagai ketua Pusat Studi Bencana Fakultas Teknik Universitas, ia mendapatkan gelar Ph. D dari Universitas New South Wales Sydney Australia.

Humas dan Protokol Unand 

 

Read 400 times