Live Streaming Rapat Terbuka Dies Natalis Fakultas Ekonomi Universitas Andalas ke 60 Tahun  Klik tombol ini untuk melihat
Toggle Bar

Unand-Korem 032/WB: Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Sumbar

03 Maret 2016

Setelah sukses menjalankan kerjasama dua tahun lalu (2014-2015), tahun 2016 ini Unand kembali mengandeng Komando Resort Militer 032 Wirabraja (Korem 032/WB) untuk bekerjasama. Kerjasama ini tidak jauh berbeda dari kerjasama tahun lalu yaitu terkait tentang Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara di Provinsi Sumatera Barat.

Kerjasama antara Unand dan Korem 032/WB ini dilaksanakan pada hari Rabu, (02/03) di Ruang Sidang Pimpinan Unand lantai IV Gedung Rektorat Kampus Unand Limau Manis Padang dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara Rektor selaku pimpinan Unand dengan Komandan Korem selalu pimpinan tertinggi Korem. Penandatanganan MoU ini juga disaksikan oleh Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Wakil Rektor IV sebagai saksi dari pihak Universitas Andalas dan Kepala staf Korem serta Kasi  Teritorial Korem sebagai saksi dari Korem 032/WB.

Acara ini dihadiri juga oleh seluruh Dekan dilingkungan Unand, Kepala Biro, Kabag, Kasubag dan mahasiswa dari Unit Kegiatan Mahasiswa Resimen Mahasiswa (UKM MENWA) dan Unit Kegiatan Mahasiswa Pramuka.

Rektor Unand, Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA dalam sambutannya mengatakan bahwa kerjasama ini dilaksanakan bertujuan untuk membantu mahasiswa meningkatkan wawasan kebangsaan dan bela negara di dalam jiwa mahasiswa agar mahasiswa Unand tidak lupa akan nilai-nilai sejarah dan perjuangan bangsa. 

Karena saat ini setelah Indonesia merdeka pengaruh yang dihadapi sangat besar. Baik pengaruh secara langsung maupun secara tidak langsung. Pengaruh tersebutlah yang perlahan bisa mengerus rasa nasionalisme pemuda jika tidak dibina sejak dini. Untuk mengantisipasi hal itu maka perlu kiranya mahasiswa diberi pembekalan penuh dalam meningkatkan wawasan kebangsaan dan bela negara karena mahasiswa adalah kader penerus bangsa dimasa yang akan datang. 

Senada dengan itu, Dandrem 032/WB, Brigjen TNI Bakti Agus Padjari, SIP, M.Si mengatakan bahwa konteks perjuangan zaman sekarang tidaklah sama dengan konteks pejuang dimasa pra-kemerdekaan. Pejuang sekarang adalah pejuang kekinian seperti mereka yang berjuang dengan ilmu pengetahuan, para penemu teknologi serta mereka yang menjadi pengajar dipelosok desa terpencil. 

Pejuang-pejuang kenikian itu hanya bisa dihasilkan diperguruan tinggi, karena perguruan tinggi adalah tempat kader pemimpin bangsa masa depan dididik. Maka kedepannya akan banyak program yang akan dilaksanakan TNI yang akan melibatkan mahasiswa didalam peningkatan wawasan kebangsaan dan bela negara dengan mengandeng perguruan tinggi salah satunya Universitas Andalas. Selain untuk memberikan rambu-rambu kepada mahasiswa ini juga merupakan wadah pembelajaran bagi mahasiswa untuk siap menghadapi gejolak ditengah masyarakat.

 

Humas dan Protokol Unand

 

Read 1152 times