Muhammad Amin

  • + Prodi: Teknik Lingkungan
  • + Status: Mahasiswa
  • + Tahun Masuk: 2012

Muhammad Amin lahir di Pasar Kamis Nagari Koto Nopan Rao, Kecamatan Rao Utara Kabupaten Pasaman Sumatera Barat pada tanggal 4 Mei 1994, merupakan anak ke-4 dari 7 bersaudara lahir dari pasangan Masitah dan Sapruddin yang hanya tamatan SD dan SMP. Lahir disebuah keluarga yang serba kekurangan dan kampung yang sampai saat ini belum terjangkau dengan signal HP tidak menyurutkan semangatnya untuk bisa mengenyam pendidikan sampai ke tingkat perguruan tinggi. 

Berbekal beasiswa Bidik Misi selama kurang lebih empat tahun telah mengantarkan Amin mendapatkan gelar Sarjana Teknik dari Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Andalas. Pada saat diwisuda berbekal prestasinya di bidang akademik dan keaktifannya diberbagai kegiatan membuatnya terpilih sebagai lulusan terbaik Jurusan Teknik Lingkungan dan Bintang Aktivis Kampus Fakultas Teknik dengan IPK kelulusan 3,56 dan masa studi 3 tahun 8 bulan. 

Sebagai mahasiswa teknik yang disibukkan dengan berbagai kegiatan akademis seperti praktikum, tugas besar, tugas dari dosen, tidak membuatnya pasif dalam organisasi dan kegiatan diluar kampus. Terhitung selama masa kuliah, berbagai kegiatan nasional dan internasional Ia ikuti untuk membuktikan bahwa fokus dalam berbagai kegiatan tidak menghalangi prestasi dalam bidang akademik. Cross Culture Program ke Thailand, Asia Exchage ke Philipina dan berbagai kegiatan naional seperti delegasi Unand dalam acara Indonesia Environmental Summit adalah beberapa kegiatan yang pernah Ia lakukan. 

Semangat menggebu untuk melanjutkan pendidikan kejenjang lebih tinggi telah Ia gemakan semenjak Ia dibangku SMA. Membuat impian-impian, jejak petualangan, dan bahkan Ia membuatnya dalam sebuah peta dikamarnya agar Ia selalu ingat terhadap apa yang telah dirintisnya. Dalam kamusnya ketika Ia telah membuat impian, 100% atau tidak sama sekali. Artinya hal-hal yang telah diimpikannya akan Ia perjuangkan agar bisa terwujud. Ia tidak pernah putus asa dengan hal apapun terkait keterbatasannya. Karena baginya keterbatasan tak akan pernah membuatnya terbatas, dengan perencanaan yang rapi, tekat yang kuat dan bulat, berbekal kesabaran dan kesyukuran, lihatlah ia akan menaklukkan dunia. Wajah boleh kampungan, asal boleh dari kampung, tapi wawasan harus mengglobal atau internasional.

Dan saat ini, berbekal impian, kerja keras dan do’a yang tulus dari seorang Ibu yang terus menjadi inspirasinya, Ia telah lulus sebagai Penerima Beasiswa LPDP ke Kanazawa University Jepang dengan priode perkuliahan 2017-2019. Sebagai bentuk syukur dan terima kasihnya kepada siapapun yang telah berjasa dalam perjuangannya untuk menggapai impiannya kuliah di Jepang, saat ini Ia telah membuat sebuah buku motivasi perjalanan hidup dengan judul “Menanam Pohon Impian, Mengejar Matahari Terbit”. Dimana keuntungan dari penjualan buku ini akan didonasikan untuk pembangunan perpustakaan telaga ilmu di Kabupaten Pasaman. Buku ini tentang perjalanan seorang anak kampung yang memiliki impian memperbaiki kondisi hidup keluarga dengan pendidikan sampai ingin menaklukkan dunia. Dalam buku ini Ia juga menceritakan bagaimana seorang anak kampung bisa berkeliling Indonesia bahkan Asia selama masih kuliah di Universitas Andalas. 

Humas dan Protokol Unand

 

Read 322 times
More in this category: « Jusbianto