Hasil Kelulusan SMMPTN Barat  Klik tombol ini untuk melihat Informasi Lengkap
Toggle Bar

Abdul Aziz Nasta

  • + Prodi: Agroekoteknologi
  • + Status: Mahasiswa
  • + Tahun Masuk: 2012

Abdul Aziz Nasta Lahir di Tapan Kabupaten Pesisir Selatan pada tanggal 21 Juni 1994 lalu ini akrab di panggil Aziz. Setelah lulus SMA ia mengambil S1 Agroekoteknologi di Fakultas Pertanian Universitas Andalas.

Selama kuliah hingga sekarang ia selalu aktif dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat untuk bertani secara organik dan melakukan sistem pertanian terpadu dan berkelanjutan. 

Dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ia membuat percontohan sistem pertanian terpadu dengan menerapkan pengolahan kotoran dari ternak sapi menjadi biogas yang bisa di manfaatkan untuk memasak sebagai ganti minyak tanah/gas. 

Serta pembuatan pupuk kompos sebagai alternatif pengurangan penggunaan pupuk kimia, dan juga aktif melakukan kegiatan - kegiatan sosialisasi ke masyarakat.

Selain aktif sebagai mahasiswa pertanian, Ia juga aktif berorganisasi sejak awal kuliah. Organisasi pertama yang diikuti yaitu Komite Siaga Bencana Mahasiswa (KOSBEMA) Asrama Unand tahun 2012-2013. 

Pada tahun yang sama ia juga tergabung dalam Forum Studi Islam Fakultas Pertanian (Forstudi FPUA).  Pada pertengahan tahun 2013, Aziz juga merupakan salah satu pendiri UKM KOSBEMA Universitas Andalas yang dikenal dengan nama KOSBEMA UNAND. 

Desember 2014 ia terpilih sebagai ketua Umum KOSBEMA UNAND sebagai anggota KOSBEMA UNAND hingga sekarang ia masih aktif dalam kegiatan pengurangan risiko bencana. Sejak tahun 2013 ia aktif diberbagai kegiatan pengurangan risiko bencana seperti aktif dalam kegiatan Mentawai Megatrust Direct yang kegiatannya berupa simulasi Gempa dan Tsunami untuk kota Padang.

Perlombaan tingkat SMA dan SMP se-SUMBAR dan Diskusi Kebencanaan yang diikuti oleh berbagai lembaga dari dalam dan luar negeri. Turun ke daerah - daerah rawan bencana dan daerah yang terdampak bencana seperti penyaluran bantuan ke daerah banjir/banjir bandang di Kab.Solok Selatan dan Kab. 50 Kota. 

Tahun 2015, ia ikut serta dalam penyusunan rencana aksi daerah dalam hal pengurangan risiko bencana untuk kabupaten Pesisir Selatan dan juga ikut serta dalam perencanaan pengelolaan logistik kebencanaan yang terintegrasi di tingkat nasional.

Ditahun 2017 ia juga ikut serta penyusunan pengkajian kebutuhan pasca bencana untuk Kabupaten dan Kota se-Sematera Barat. Selain kegiatan yang disebutkan diatas masih banyak kegiatan terkait kebencanaan yang ia ikuti, baik yang diadakan oleh KOSBEMA UNAND, BNPB, maupun yang diadakan NGO.

Keaktifan Aziz dalam kegiatan pertanian dan kegiatan pengurangan risiko bencana adalah merupakan wujud kecintaannya terhadap sesama dan karena ia paham bahwa Indonesia adalah negara agraris yang juga rentan terhadap ancaman bencana alam maupun sosial. 

Oleh sebab itu, hingga sekarang ia masih aktif dalam kegiatan pertanian dan pengurangan risiko bencana.

Humas dan Protokol Unand

 

Read 679 times