Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru  Klik tombol ini :http://pmb.unand.ac.id
Toggle Bar

NurulHikmah

  • + Prodi: Kimia 
  • + Status: Mahasiswa
  • + Tahun Masuk: 2014

Nurul Hikmah, yang biasa di panggil kak nuk dan nurul oleh teman seperjuangan meraih gelar S.Si dan terkhusus di lingkup keluarga dipanggil yana. Wanita ini Lahir di Balai Tengah, 20 Juni 1996 yang merupakan putrid ketiga dari pasangan Syafriadi dan Irianis.

Setiap harinya ia tumbuh dan berkembang ditemani oleh kakaknya Riza Kurnia Rizki,S.Si dan Husnul Hasanah, S.Si serta adik laki-lakinya Amrul Hanifah di daerah “alim dan tau” yang biasa dikenal orang dengan “Lintau”.

Ia mulai menempuh pendidikan pertamanya di TK Kamera, kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 39 Kubang Rayo, menyelesaikan Sekolah Menengah Pertama di SMPN 3 Lintau, serta menuntaskan Sekolah Menengah Atas di SMAN 3 Batusangkar. 

Di Sekolah Menengah Pertama berperan aktif dalam OSIS sebagai sekretaris umum dan juga dalam bidang kepramukaan. Ketika semua orang memilih untuk menghabiskan waktu remajanya bersama keluarga dan teman-teman dekatnya,Ia memilih untuk tinggal jauh dari orang tua dan hidup mandiri dengan tinggal di kost untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik semasa SMA-nya. 

Bukankah itu perihal yang sulit bukan ? Ya, tentu sangat sulit bagi anak remaja yang harus mengurus keperluan sendiri dengan lingkungan baru dan orang-orang baru, namun dengan tekad dan keberaniannya untuk memberikan kebahagiaan bagi orang tuanya di masa depan, Ia harus melalui hari-harinya di Batusangkar dengan penuh suka cita. 

Ia pernah bercita-cita menjadi seorang dokter di masa lalunya, namun semuanya pupus setelah mengetahui jati dirinya yang kurang fasih dalam hal mengingat pelajaran berupa hafalan terutama mata pelajaran biologi namun lebih menyukai dan memahami dalam hal hitungan. Semasa SMA Ia tertarik dengan mata pelajaran Kimia dan Matematika. 

Tak terasa waktu berlalu dengan cepat, tibalah saatnya menuju gerbang Pendidikan Tinggi di Tahun 2014. Pada saat pengisian SNMPTN, Ia jatuhkan pilihannya padaTeknik Kimia dan Teknik Industri yang tidak jauh dari Kimia.

Namun ia gagal mendapatkan jurusan sesuai keinginannya pada jalur SNMPTN ini. Dengan harapan yang jauh lebih besar, Ia mengikuti proses Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) dengan pilihan yang sama dan ditambah dengan jurusan Kimia. Tentunya Ia sangat berharap dapat melanjutkan pendidikan di jurusan Teknik Kimia yang selama ini dibanggakan oleh semua orang. 

Namun Allah punya rencana lain untuknya pada saat pengumuman SBMPTN, Ia dinyatakan lulus pada jurusan Kimia FMIPA Univesritas Andalas. Perasaan kecewa sedikit menghampiri karena tidak lulus menjadi mahasiswaTeknik Kimia namun Ia percaya bahwa inilah yang terbaik Allah persiapkan untuknya. 

Ia hanya bisa merencanakan scenario terbaik menurutnya, tetapi Allah sudah mempersiapkan scenario terbaik untuk hamba-hamba-Nya. 

Memulai hari-hari barunya di jurusan Kimia, ia pun tak pernah menduga akan mendapatkan hasil yang sangat memuaskan pada semester 1. Ia menjalani pendidikannya dengan baik tanpa pernah memikirkan untuk mendapatkan predikat lulusan terbaik dan sebagainya.

Ia menyadari bahwa inilah hadiah terindah yang sudah Allah siapkan untuknya. Ia mulai berpikir bahwa Allah menginginkan usaha dan tekad yang lebih besar dari biasanya untuk mempertahankan apa yang sudah diberikan-Nya. 

Dari sinilah ia mulai bertekad dan berusaha untuk melakukan yang terbaik dan mensyukuri setiap nikmat yang telah Allah berikan. Tak banyak prestasi yang diraih, tekadnya hanya ingin bertahan dengan nilai yang sangat baik karena dengan inilah Ia bisa memberikan persembahan abadi untuk kedua orang tua tercinta serta kakak-adik yang bisa membuat mereka tersenyum disaat Ia belum bisa memberikan kebahagian dengan cara yang lain dan Alhamdulillah Allah izinkan semua ini terwujud.

Disisi lain, semua hasil ini tak luput juga dari arahan dan nasehat pembimbing terbaiknya yaitu Bapak Prof. Dr. Syukri Arief, M.Eng dan Ibu Dr. Diana Vanda Wellia yang dengan sabar menghadapi semua keluh kesah selama penelitian dan penulisan skripsi.

Tak hanya menuntut ilmu di dalam kelas, Ia juga aktif berorganisasi di unit kegiatan mahasiswa Kreasi Cerdas Ilmiah (KCI) FMIPA dan Himpunan Mahasiswa Kimia (HIMKA) karena Ia tau tidak cukup jika hanya menguasai ilmu eksakta untuk menjalani kehidupan ini. 

Selain itu, Ia juga pernah Mengikuti Pekan Kreativitas Mahasiswa Penelitan Eksakta (PKM-PE) dan didanai RISTEKDIKTI untuk melakukan penelitian. Semasa studi di FMIPA, Ia juga mendapatkan beasiswa Pengembangan Prestasi Akademik (PPA) berturut-turut selama 3 tahun.

Ia percaya bahwa Allah tidak akan membiarkan hamba-Nya berada dalam skenario yang tidak baik, maka Allah pilihkan semuanya yang terbaik bagi hamba-Nya dan jangan pernah mengeluh dan berburuk sangka kepada Allah.

Jalani, nikmati dan syukuri setiap apa yang telah Allah persiapkan untuk kita karena itulah yang terbaik. Ia punya prinsip bahwa pikirkan apa yang pantas dipikirkan, bertekad dan bekerja keraslah untuk menggapainya serta tidak lupa selalu berdo’a dan bertawakal untuk hasilnya.

 

Humas dan Protokol Unand

 

 

Read 848 times
More in this category: « Firas Mujaddid M Arief »