Pengumuman Hasil Seleksi Mandiri Gelombang II, akan di umukan sabtu 24 Juli 2021, mulai jam 15.00 WIB  KLIK Untuk Lihat Hasil
Toggle Bar

Unand Tuan Rumah Roadshow Dan Seminar Hari Nusantara Ke 15 Tahun 2015

16 November 2015


Universitas Andalas menjadi tuan rumah penyelenggaraan ketujuh Roadshow dan Seminar dalam rangka memperingati Hari  Nusantara ke-15 Tahun 2015 yang diselenggarakanoleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen-ESDM) pada hari  Kamis, 12 November 2015 di Convention Hall Kampus Unand Limau Manis. Puncak rangkaian Hari Nusantara ke- 15  ini diselenggarakan pada tanggal 13 Desember mendatang di Lampulo, Banda Aceh.

 

Hadir dalam  acara ini Rektor Unand, Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Sosial KemasyarakatanESDM, Kepala Bidang Litbang ESDM, Staf Ahli Kebencanaan Kementrian ESDM, Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat, Pejabat Eselon I di Lingkungan Kementerian ESDM, Kepala Bidang ESDM Sumatera Barat, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Kabiro, Kabag, Kasubag di lingkungan Unand serta Para tamu Undangan.

Peringatan Hari Nusantara ke-15 tahun 2015 mengusung tema “ Kekayaan Energi dan Sumber Daya Mineral untuk Pembangunan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia Guna Mewujudkan Kejayaan dan Kemakmuran Bangsa”.  Tujuan diadakannya Peringatan Hari Nusantara ini yaitu menjadikan momentum peringatan Hari Nusantara untuk lebih memaknai Deklarasi Djoeanda yang dicetuskan tahun 1957 dalam rangka membangun nusantara dengan mengubah mindset dari matra darat ke matra laut yang seimbang, dan mengisi  cita-cita Deklarasi Djoeanda tersebut melalui pembangunan Indonesia sebagai poros maritim dunia, sehingga dapat memberikan manfaat secara langsung untuk pembangunan wilayah kemaritiman nasional.

Rektor Unand Prof. Dr. Werry  Darta Taifur, SE.MA dalam sambutannya mengatakan Hari Nusantara merupakan penegasan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, sehingga diperlukan adanya kerjasama dari berbagai pihak dalam bidang kebencanaan. Rektor juga mengapresiasikan dan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atas keterlibatan Kampus Unand dalam program tahunan ini. Rektor berharap masyarakat dapat memberikan kontribusi dalam bidang kebencanaan secara baik.  Mengingat pada tahun 2009 kampus Unand mengalami keruntuhan beberapa gedung akibat gempa yang terjadi pada tanggal 30 September. ini menjadi catatan bagi Unand dalam beberapa tanggung jawab dalam  mitigasi kebencanaan seperti pendataan korban dan rehabilitasi pasca gempa.

Ketua Panitia Pelaksana, Kepala Litbang ESDM F.X. Sutijastoto dalam laporannya mengatakan bahwa penyelenggaraan rangkaian seminar dan pameran ini adalah sebagai tindak lanjut arahan Bapak Menteri ESDM untuk roadshow ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam rangka memperingati hari Nusantara ke 15 tahun 2015.

F.X. Sutijastoto juga memaparkan dalam laporannya bahwa kegiatan  dengan sub tema “ Dengan semangat Hari Nusantara kita perkuat koordinasi dalam irigasi bencana di Indonesia”, ini merupakan kegiatan ketujuh dari rangkaian roadshow di sembilan Perguruan Tinggi yang dimulai dari wilayah timur Indonesia di Papua dan akan berakhir di Universitas Syiah Kuala, di Banda Aceh, Provinsi Aceh.  Acara ini juga berjalan berkat dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Universitas Andalas. 

Pentingnya mengisi cita-cita Deklarasi Djuanda melalui pembangunan Indonesia sebagai “Poros Maritim Dunia dapat memberikan manfaat langsung untuk pembangunan wilayah kemaritiman nasional, khususnya di Provinsi Sumatera Barat dan Papua.

Acara Roadshow dan Seminar dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Sosial Kemasyarakatan, Ir. Ronggo Kuncahyono, M.M, yang dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan acara ini tidak lain ingin menumbuhkan semangat dan kecintaan sebagai bangsa bahari serta sebagai upaya untuk mendorong pembangunan kelautan secara nasional.

Indonesia memiliki tataan geologis yang unik yaitu barada pada pertemuan tiga lempeng aktif dunia yaitu lempeng Australia yang bergerak relatif ke arah utara, sedangkan lempeng Eurasia relatif stabil, dan Lempeng Pasifik bergerak relatif ke arah barat. Konsekuensi dari pertemuan tiga lempeng di Indonesia tersebut banyak dijumpai  jebakan mineral logam dan non logam serta minyak dan gas bumi. Potensi sumber daya geologi yang melimpah ini sangat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat serta perekonomian Indonesia.

Lebih lanjut, Ir. Ronggo menyampaikan kebijakan sektor energi dan sumber daya mineral pada dasarnya bertujuan untuk mengembangkan berbagai potensi energi beserta infrastruktur guna mendukung pembangunan ekonomi nasional. Selain itu juga Wilayah Sumatera Barat merupakan wilayah yang rawan akan kejadian bencana geologi.

Ir. Ronggo Kuncahyono, M.M juga memberikan apresiasi kepada Universitas Andalas, Kementeriaan ESDM serta pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui seminar dan pameran ini untuk dapat mengisi Peringatan Hari Nusantara ke-15 tahun 2015, tidak hanya kegiatan yang bersifat seremonial, tetapi juga substansial yang dapat memberikan manfaat secara langsung untuk pembangunan wilayah kemaritiman nasional.


Humas dan Protokol Unand



Read 2284 times