Universitas Andalas - Digital Financial Literacy 2021  KLIK untuk lihat Live Streaming
Toggle Bar

Denas Symond, MCN Raih Gelar Doktor Ilmu Biomedik

03 Februari 2016

Ujian Terbuka2Program Pascasarjana S3 Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas kembali mengadakan ujian terbuka doktor. Kali ini Denas Symond, MCN yang di uji pada ujian terbuka promosi doktor pada Rabu, 03 Februari 2016 di Aula FK Universitas Andalas Jati.

Denas Symon, MCN melakukan penelitian tentang Pengaruh Suplementasi Makanan Berbasis Lokal dan Optimalisasi Dukungan Ayah Terhadap Perubahan Kadar Albumin, Haemoglobulin A, dan Antropometri Pada Anak Gizi Kurang Di Kabupaten Padang Pariaman. Dimana dalam presentasinya Denas Symon mengatakan begitu banyak permasalahan kekurangan gizi terhadap anak balita di berbagai wilayah Indonesia termasuk Sumatera Barat. Kejadian Kurang Energi Protein (KEP) disebabkan anak belum mendapatkan makanan yang baik dalam jumlah dan kualitasnya, yang terdiri dari energi protein, zat besi, vitamin A, asam folat serta vitamin dan mineral lainnya serta perawatan anak oleh orang tua yang belum optimal.

Ujian Terbuka3Kurang Energi Protein sering kali dihubungkan dengan kejadian infeksi sebagai akibat menurunnya fungsi kekebalan tubuh. Faktor utama untuk melindungi anak terserang infeksi adalah penanganggulangan kurang gizi dan melindungi anak dari penyakit infeksi. Untuk memperbaiki kekurangan gizi pada anak yang menderita infeksi sulit  dilakukan karena anak juga mengalami keadaan psikologis berhubungan dengan initake makanan terutama proses pencernaan dan ppenyerapan makanan yang terganggu.

Untuk itu penting mengetahui pengaruh suplementasi makanan berbasis lokal dan optimalisasi dukungan ayah terhadap perubahan kadar Albumin, Haemoglobin, Immunoglobin A dan Antropometri  (pengukuran dimensi tubuh atau karakteristik fisik tubuh lainnya yang relevan dengan desain tentang sesuatu yang dipakai manusia )pada anak kurang gizi.

Denas Symond juga mengatakan dari hasil penelitian ini didapatkan kesimpulan diantaranya adanya perbedaan yang signifikan pada kadar albumin sebelum dan sesudah intervensi pada PMT (pemberi makanan tambahan) lokal dan Konseling Ayah. Selanjutnya perbedaan yang signifikan kadar Haemoglobin (Hb) sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok PMT biskuit dan PMT lokal dengan hubungan ayah.

Dengan adanya perbedaan perubahan positif kadar albumin sebelum dan sesudah intervensi pada PMT lokal dengan konseling ayah terdapat perubahan positif rata-rata kadar albumin antar kelompok setelah intervensi dan juga adanya perbedaan perubahan positif kadar Haemoglobin (Hb) sebelum dan sesudah ada intervensi pada kelompok PMT Lokal dan PMT biscuit  serta adanya perbedaan perubahan positif kadar Immunoglobin A sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok PMT biskuit dan PMT lokal dengan konseling ayah disamping itu adanya perbedaan perubahan positif antropometri sebelum dan sesudah intervensi pada masing-masing kelompok.

Ujian Terbuka4Usai presentasi disertasi oleh Denas Symond, MCN, acara dilanjutkan dengan tanya jawab bersama penguji. Hadir sebagai penguji eksternal Ketua Asosiasi Gizi Indonesia Prof. Ir. Hardiansyah, M.S, Ph.D Guru Besar di Institut Pertanian Bogor, penguji internal Prof. Dr. dr. Yanwirasti, PA(K), Prof. Dr. Fauzan Azima, M.Si, Prof. Dr. dr. Delmi Sulastri, MS, SP.GK, Dr. dr. Masrul, M.Sc.Sp. GK Dekan Fakultas Kedokteran, dan Dr. Dra. Ety Yerizal,M.S. Selain itu hadir juga 6 orang penguji akademik.

Rapat tim penguji yang diketuai oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas,  Dr. dr. Masrul, M.Sc.Sp. GK menyatakan bahwa Denas Symon, MCN lulus dengan predikat sangat memuaskan, serta menyampaikan ucapan selamat dan harapan supaya penelitian ini dapat dikembangkan dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat.

Ujian Terbuka1Senada dengan itu, Wakil Rektor IV, Dr. Ir. Endry Martius, M.Sc  dalam sambutannya mengatakan bahwa penelitian ini termasuk bonus besar untuk dunia keilmuan, untuk itu perlu kiranya memberikan apresiasi terhadap para peneliti yang telah meniliti hal-hal yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.

Gelar Doktor merupakan terminalnya akademisi, namun pencapain ini tidak boleh berhenti samapai dipencapaian gelar saja, namun para peneliti harus komitmen meneruskan penelitiannya hingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat seperti tujuan yang diutarakan dalam disertasi yang ditulis.

Tidak hanya itu, Dr. Endry Martius juga menyampaikan bahwa saat ini Unand diberi mandat untuk menjadi  science park dan techno park. Itu adalah tantangan besar bagi Unand, untuk itu Unand akan mendukung penuh para dosen yang sedang melakukan studi S3 untuk segera cepat menyelesaikan penelitian dan memperoleh hasil yang bermanfaat bagi masyarakat sehingga dapat mendukung program yang dicanang pemerintah.

Humas dan Protokol Unand

Read 3443 times