Live Streaming Wisuda III Program Sarjana dan Diploma Tahun 2018  Klik tombol ini
Toggle Bar

Staf Ahli Kemenkes RI Hadiri OPBM Maba Unand

07 Agustus 2018

Padang (Unand) – Staf ahli kementerian Kesehatan Republik Indonesia Bidang Ekonomi Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr. H. M. SUBUH, MPPM hadiri kegiatan Oriantasi Proses Belajar Mengajar (OPBM) mahasiswa baru Universitas Andalas pada Selasa (7/8) di Gedung Auditorium Kampus Unand Limau Manis Padang.

Dalam hal ini, ia menyampaikan mengenai kesehatan jiwa dan ancaman napza mengantikan ibu Menteri Kesehatan Republik Indonesia Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Moeloek, SpM yang berhalangan hadir kepada seluruh mahasiswa baru Universitas Andalas yang terdiri dari program Sarjana dan Diploma sebanyak 5.825.

Dikatakannya kenapa sehat dan mengapa orang yang lain sakit ternyata ada beberapa factor yang mempengaruhi diantaranya adalah 40% dari faktor lingkungan baik lingkungan fisika kimiawi dan biologi, 30% faktor prilaku, 20% layanan kesehatan dan terakhir 10% faktor genetika atau keturunan.

Untuk itulah pemerintah saat ini mengenalkan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang merupakan tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berprilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Ada enam kegiatan di GERMAS yang dilakukan yakni peningkatan edukasi hidup sehat, peningkatan kualitas lingkungan, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, penyediaan pangan sehat, dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan prilaku hidup sehat dan peningkatan aktivis fisik.

"Sehat seseorang dapat diliat dari berkembangnya dengan baik secara fisik, mental, spiritual dan social yang secara seimbang," sebutnya.

Untuk itu ia mengajak secara bersama-sama mendukung seluruh program pemerintah dengan menjalankan hidup sehat yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sudah saatnya Indonesia harus mulai berkarya yang dimulai dengan menjaga kesehatan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Sehingga nantinya seluruh masyarakat Indonesia memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat jasmani dan rohaninya.

Sementara itu Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru angkatan 2018 di kampus Universitas Andalas.

Diungkapkannya mahasiswa yang diterima di Universitas Andalas merupakan putera puteri terbaik bangsa yang berhasil menduduki bangku perguruan tinggi dari berbagai jalur penerimaan yang tersedia.

Untuk itu, ia meminta agar bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai salah satu wujud syukur dengan tidak boleh mengecewakan orang tua, keluarga dan institusi tempat menuntut ilmu. 

Dikatakannya pendidikan mempunyai peranan yang kuat dalam meningkatkan SDM dalam membangun bangsa dan Negara.

Ia mengingatkan kepada seluruh mahasiswa Universitas Andalas agar selalu kukuh dan kuat dengan mempertahankan semangat kerja keras secara berkelanjutan agar berhasil menjadi sarjana dalam mewujudkan cita-cita bangsa menjadi lebih baik dan sejahtera.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Rektor III Universitas Andalas Prof. Dr. Ir. Hermansah, MS, MSc mengatakan mahasiswa baru Universitas Andalas tidak hanya berasal dari dalam negeri tetapi juga berasal dari Negara lain seperti Malaysia dan jepang dan juga dari program Afirmasi 3T dan Adik Papua yang berjumlah sebanyak 5.825 mahasiswa baru.

Dikatakannya Universitas Andalas memiliki 15 fakultas 5 diantaranya ada dibidang ilmu kesehatan seperti fakultas kedokteran, fakultas kedokteran gigi, farmasi, fakultas kesehatan masyarakat dan fakultas keperawatan.

“Artinya Universitas Andalas akan melahirkan ahli-ahli dibidang kesehatan kedepannya,” ungkapnya. 

Ia juga menyampaikan proses penerimaan Mahasiswa Baru (Maba) Universitas Andalas melalui SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri sesuai dengan ederan Dirjen Dikti Maba harus dibekali dengan Wasbang dan Bela Negara serta cinta tanah air yang telah dilaksanakan dan bekerjasama korem Wirabraja 032.

Disamping Wasbang Maba juga dibekali dengan pelatihan karakter model karakter yang dilatih disebut dengan karakter andalasian dengan harapan mahasiswa dari awal diberi nilai-nilai karakter yang bakal di implementasikan dalam proses belajar mengajar nantinya.

Hari ini dan beberapa hari kedepan adalah suatu pengenalan Orientasi Proses Belajar Mengajar (OPBM) dan Bimbingan Aktivitas Kemahasiswaan Dalam Tradisi Ilmiah (BAKTI).

Proses ini mulai dari tingkat universitas dikenalkan kepada mahasiswa baru sampai ketingkat prodi untuk memahami lebih awal tentang disiplin keilmuan yang akan ditekuni serta sarana prasarana yang akan menunjang proses belajar seperti labor, perpustakaan dan lain sebagainya.

Humas dan Protokol Unand

 

 

 

Read 310 times