Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Seleksi Jalur Mandiri 2020  Klik tombol INFO JALUR MANDIRI
Toggle Bar

Rakor Unand Bahas Pembangunan Check Dam di Segmen Hulu Batang Kuranji Limau Manis

25 Jun 2020
Rakor Unand Bahas Pembangunan Check Dam di Segmen Hulu Batang Kuranji Limau Manis Universitas Andalas

Padang (Unand) – Unand fasilitasi pelaksanaan rapat koordinasi antara Tim dari Balai Wilayah Sungai Sumatera V dengan masyarakat penggarap lahan pada kawasan pembangunan Chekdam di hulu Sungai Limau Manis, Rabu (25/6).

Rapat ini dihadiri oleh Wakil Rektor II Unand beserta jajaran pimpinan Unand, Kepala BWS V, Kapolres kota Padang, ketua dan anggota pengelola PLTMH Unand, PT. PP (Persero), camat Pauh dan tokoh masyarakat Limau Manis Padang di gedung Convention Hall kampus Unand Limau Manis Padang.

Pertemuan ini dilakukan terkait dengan adanya kendala dilapangan terkait dengan  lanjutan pekerjaan pembangunan pengendali sedimen batang kuranji dan anak sungainya (segmen hulu).

Sebagian masyarakat penggarap lahan menolak pihak kontraktor untuk menurunkan material di sekitar area pembangunan chekdam II dan III.

Setelah dilakukan mediasi, terungkap bahwa masyarakat penggarap lahan tidak menghalangi pekerjaan tetapi mengajukan tuntutan agar anak kemenakan mereka dapat diterima bekerja di Unand.

Menanggapi hal tersebut Wakil Rektor II Unand Dr. dr. Wirsma Arif Harahap, SpB(K)Onk. menyampaikan bahwa sebelum dimulainya pembangunan, unand sudah memfasilitasi permintaan masyarakat untuk menerima 5 orang anak kemenakan kaum penggarap lahan. Hal tersebut juga dibenarkan oleh ketua KAN Nagari Limau Manis.

Selanjutnya Wakil Rektor II Unand menyampaikan bahwa untuk saat ini Unand tidak bisa memenuhi permintaan tersebut karena adanya aturan pemerintah yang melarang untuk menerima pegawai honorer. 

“Pimpinan Unand tidak bisa mengambil keputusan yang berbeda dengan kebijakan pemerintah, jika tetap dilakukan tentu akan membawa konsekuensi hukum dikemudian hari ” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa pembangunan cekdam ini merupakan proyek nasional bukan proyek Unand.

“Tujuan pembangunan cekdam ini juga untuk masyarakat, dimana nanti cekdam ini dibangun untuk pengendalian banjir bandang di daerah Limau Manis”, ujarnya.

Unand memfasilitasi tempat karena kebetulan lokasi pembangunan ini berada di kampus Unand. 

Sehubungan dengan hal tersebut Unand meminta agar masyarakat tidak memaksakan keinginan dan berharap pihak balai sungai dan  pemerintah daerah dapat mengambil keputusan yang bijak untuk menyesaikan persolan ini.

Humas dan Protokol Unand

 

 

 

 

 

Read 147 times