Unand Raih Juara II Kompetisi Aset Manager Kemenkeu RI

25 November 2020
Kompetisi Asset Manager Kompetisi Asset Manager Universitas Andalas

Padang (Unand) – Universitas Andalas raih juara II dalam kompetisi asset manager yang diselenggarakan oleh Lembaga Managemen Aset Negara (LMAN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia.

Utusan Universitas Andalas yang mengikuti kompetisi ini Haryanti, SP, MM (Staf Kasubag Kerja sama dalam negeri), dan Zaiful Netra, ST, MSi (Kasubag Umum dan Keuangan Fakultas Kedokteran). 

Perhelatan ini diikuti oleh 58 tim yang terbagi ke dalam dua kategori, pertama adalah kategori Maestro untuk kementerian/lembaga (K/L), BLU non Kawasan, dan Pemda, sedangkan kategori kedua adalah kategori Master untuk BUMN dan BLU Kawasan yang bertujuan untuk mencari pengelola aset negara yang memiliki semangat dan kemampuan eksekusi tinggi dalam mengoptimalisasi aset.

Penjurian pada babak Grand Final The Asset Manager 2020 dilakukan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama dengan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan Umiyatun Hayati Triastuti, dan Guru Besar Arsitektur Institut Teknologi Bandung Prof. Danisworo.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pentingnya menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang memiliki keresahan bahwa aset negara harus bisa memberikan nilai tambah. 

“Butuh seorang manajer atau kelompok manajer yang memiliki ide kreatif, memiliki ide inovatif, yang selalu berpikir kritis tapi produktif,” ujarnya saat pembukaan Grand Final Kompetisi The Asset Manager yang diselenggarakan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) pada Selasa (24/11) di Jakarta.

Menurutnya, optimalisasi aset negara harus ada di DNA seluruh para manajer asset, tidak hanya yang ada di Kementerian Keuangan, tapi juga semua lembaga baik (K/L), pemerintah daerah (Pemda), Badan Layanan Umum (BLU), dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Asset manager harus peka terhadap perubahan, peka melihat kesempatan, peka terhadap risiko, dan kemudian mengkombinasikan ke dalam sebuah formula manajemen aset yang memberikan nilai terbaik dan tertinggi bagi negara atau bagi masyarakat,” jelasnya.

Terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, ia meminta kepada para manajer aset untuk berinovasi, berkolaborasi, menjadi lebih jeli dan kreatif dalam menciptakan kesempatan maupun cara-cara baru pengelolaan aset, salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi. 

“Teknologi menjadi salah satu yang bisa kita manfaatkan untuk makin menciptakan kreatifitas maupun di dalam mengelola, memonitor, memelihara, dan mengetahui kualitas aset kita,” lanjut Sri.

Melalui kompetisi ini, dirinya berharap akan muncul semangat untuk saling memberikan ide serta menularkan kreatifitas dan elemen positif kepada seluruh manajer aset di Indonesia. 

“Semoga kompetisi ini akan terus memberikan edukasi dan sekaligus inspirasi bagi seluruh asset managers di Indonesia sehingga asset managers memiliki talents, skill, dan juga sikap produktif, dan akan sangat membantu Indonesia membangun serta mencapai cita-cita menjadi negara maju,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Rektor Universitas Andalas Prof. Yuliandri mengucapkan selamat atas capaian prestasinya dan terimakasih atas keberhasilan yang membawa nama Universitas Andalas dalam kompetisi asset manager 2020.(Kemenkeu)

Humas  

 

Read 1018 times