Nining Putri Handayani

  • + Prodi: Sosiologi
  • + Status: Mahasiswa
  • + Tahun Masuk: 2014

Nining Putri Handayani yang biasa dipanggil Nining atau ayuk oleh keluarganya. Ia lahir di Batam, 20 Oktober 1995 dan merupakan putri ketiga dari ayah Herry Mukhtarudin dan ibu Suryani, tidak hanya itu ia hanya memiliki saudara laki-laki yakni dua abangnya dan satu adik laki-laki.

Pendidikan pertamanya yakni di TK Hangtuah Batam selama satu tahun (2000 – 2001), setelah itu  melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar (2002 – 2007) SDN 001 Bengkong Dalam di Kota Batam selama enam tahun, di Sekolah Dasar memang saya cukup aktif untuk mengikuti berbagai kegiatan dari mulai yang berbau seni, yaitu saya sering mengikuti lomba menari, dan beberapa pergelaran seni lainnya.

Selanjutnya di bangku SMP saya bersekolah di SMPN 31 Batam Kota (2007 – 2010), sama halnya dikala semasa SD, ia juga aktif di bidang seni tari dan beberapa kali ikut perlombaan dan juga tampil untuk menari tradisional dan kontemporer juga modern dance dibeberapa acara di Kota Batam, tidak hanya itu di bangku SMP saya beberapa kali meraih juara kelas, dan juga beberapa kali mengikuti lomba cerdas cermat. 

Melanjutkan pendidikanya ke Sekolah Menengah Kejuruan yakni SMK Kartini Batam (2010-2013) dengan jurusan Sekretaris, di bangku SMKpun saya cukup aktif masih dengan kegiatan menari, juga saya menjadi anggota OSIS dan ditahun keduanya menjadi Bendahara OSIS. Di SMKpun beberapa kali saya mengikut lomba speech contest tingkat kota dan juga lomba kejurusan tingkat kota hingga pada tingkat provinsi.

Setelah menyelesaiakan 12 tahun masa studi dari TK hingga SMK, selanjutnya saya yang berniat untuk melanjutkan studi di luar Kota Batam, ternyata belum beruntung untuk melakukannya. Hal ini dikarenakan kondisi kesehatan saya yang saat itu kurang memungkinkan untuk menjalankan studi jauh dari rumah, maka atas kesepakatanya dan keluarga, selama 1 tahun disarankan untuk melakukan pemulihan kondisi kesehatan. Walaupun hal ini membuatnya menjadi drop, tapi tetap positive thinking dan mecoba untuk mengikut SBMPTN pada tahun 2014.

Singkat cerita pada bulan Agustus 2014 ia resmi menjadi mahasiswa UNAND khususnya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di jurusan Sosiologi, to be honest saat pertama kalinya tahu lulus menjadi mahasiswa di jurusan sosiologi sedikit merasa kecewa karena harapan lulus di pilihan pertama bukanlah pilihan ketiga. Namun ia sadar keputusan pemilihan prodi di SBMPTN adalah keinginannya, dan harus bertanggung jawab untuk hal yang telah dipilih.

Ketika menjadi mahasiswa sosiologi di UNAND surprisingly, I’m falling love with sociology dan karena itu proses belajarpun menjadi lebih membuatnya nyaman, karena telah membuka diri dengan menerima sosiologi. Sama dengan perjalanan saya ketika SMP dan SMK, bangku perkuliahan juga cukup aktif mengikuti kepanitian baik untuk acara-acara pada level jurusan, regional dan juga nasional. 

Contohnya menjadi Koor PSDM pada Himpunan Mahasiswa Sosiologi, dan juga menjadi Sekretaris Wilayah Sumareta pada Himpunan Mahasiwa Sosiologi se-Indonesia, juga menjadi panitia di beberapa acara seperti Seminar Nasional II FISIP UNAND, Sociology Fair, Kongres Nasional HIMASOGI dan lain-lain.

Karena berasal dari Batam maka di Kota Padang ini ia tinggal sendiri mengekos tanpa adanya sanak saudara di Sumatera Barat, well inilah yang menjadi salah satu ujian baginya untuk menjalankan perkuliahan dan juga menjadi motivasi agar tetap semangat dalam belajar, karena ia ingin saat wisuda harus membuat semua rindu dan pengorbanan orang tua selama ia di Padang terbayarkan, and in then end its all pays off 

Menjadi mahasiswa lulusan terbaik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik pada wisdua III UNAND  tahun 2018 merupakan sesuatu yang diluar ekpektasi dan menjadi sebuah pencapaian yang sangat disyukuri, dengan masa studi 3 tahun 11 bulan dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,86 ia percaya bahwa “all the hardwork, all the sacrifices, all tears it will be pays off in the end”

Mengingat masa perkuliahan yang terbilang penuh dengan cobaan dan ujian membuatnya harus extra struggle dalam menjalankan masa perkuliahan dari awal hingga menyusun skripsi sebagai syarat untuk menyelesaikan kuliah. 

Namun berkat doa dan segala support dari keluarga, dosen pembimbing dan teman-teman seperjuangan makanya ia dapat menyelesaikan tanggung jawab terhadap kedua orang tua untuk menjadi mahasiswa yang baik, sehingga dapat membuat kedua orang tua bangga dengan hasil pencapaiannya selama jauh dari mereka.

Humas dan Protokol Unand

 

Read 2192 times

Booklet Unand