Padang (UNAND) - Universitas Andalas menerima rombongan tim benchmarking Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta terkait green campus, pada Rabu (14/12) di Ruang Sidang Pimpinan Rektorat Kampus UNAND Limau Manis.

Rombongan ini dipimpin oleh Dr. Afwan Faizin (Direktur Pusat Layanan Humas dan Bantuan Hukum), Dra. Azizah, MM (Kepala Bagian Organisasi, Kepegawaian dan Peraturan Perundangan), Sholehudin, MA (Kepala Subbagian Organisasi dan Tatalaksana), Abdul Halim, M. Si (Kepala Bagian Kepegawaian), A. Furqon, MA ( Kepala Bagian Publikasi dan Dokumentasi), dan Tri Suwarno, M.Pd (Analis Peraturan Perundangan).

Afwan Faizin mengatakan tujuan dari benchmarking ini sebagai upaya untuk mengetahui tata kelola kampus ramah lingkungan sebagai wujud kampus yang nyaman dan hemat energi guna mendukung dinamika perkembangan kehidupan kampus dalam iklim akademik yang kondusif.

Dilanjutkannya, Universitas Andalas sendiri terdaftar dalam pemeringkatan Green Campus UI Green Metric, yang mengukur setiap perguruan tinggi berdasarkan komitmen tinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup kampus. “Tahun lalu, Universitas Andalas sempat duduk di posisi delapan nasional pada pemeringkatan green campus,” ujarnya.

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sendiri dikatakannya juga tengah gencar melakukan berbagai upaya dalam komitmennya mengimplementasikan kampus hijau, dan sempat menyabet gelar “Most Sustainable Improved University in Indonesia” pada tahun lalu.

Sementara itu, Ir. Ansiha Nur, S.T.,M.T, Dosen Teknik Lingkungan sekaligus Ketua Green Campus, memaparkan terdapat enam indikator utama dalam mewujudkan green campus, yang menjadi fokus UNAND.

"Untuk langkah dari tim Green Campus Universitas Andalas dalam jangka pendek akan membuat pengembangan pada enam bidang, diantaranya bidang infrastruktur, bidang energi dan iklim, bidang sampah, bidang transportasi, bidang air, dan bidang pendidikan," ujarnya. 

Ditambahkannya, program-program tersebut harus dibuat dengan memperhatikan aspek ramah lingkungan dan harus diimplementasikan dengan baik dan benar, dengan tak lupa melibatkan dosen-dosen dan mahasiswa serta memanfaatkan sumber daya manusia yang ada. 

Tim benchmarking UIN Syarif Hidayatullah Jakarta juga berkesempatan mengelilingi kampus UNAND dan mengunjungi beberapa infrastruktur pendukung kampus hijau, salah satunya adalah waduk KEMENPUPR untuk pengendalian banjir dan pengelolaan sumber air bersih yang dibangun di lingkungan UNAND, atau yang sering disebut Bendungan UNAND. (*)

 

Humas dan Protokol UNAND