Padang (UNAND) – BPKH Insight hadir di Universitas Andalas dengan tajuk Muda Naik Haji sebagai upaya memperkuat spiritualitas dan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya perencanaan ibadah haji sejak dini. Kegiatan ini berlangsung di Convention Hall Universitas Andalas pada Selasa (3/2).
Program ini memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai alasan mengapa pendaftaran haji perlu dipersiapkan lebih awal. Antrean keberangkatan haji yang semakin panjang menuntut masyarakat untuk mulai mendaftar sejak usia muda. Melalui kegiatan ini, Badan Pengelola Keuangan Haji mengajak mahasiswa agar lebih sadar dalam merencanakan masa depan, salah satunya dengan mempertimbangkan tabungan haji sejak dini. Dengan demikian, ketika tiba waktu keberangkatan, calon jemaah masih berada pada usia produktif dengan kondisi fisik yang prima.
Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, dalam sambutannya menekankan bahwa perencanaan haji bukanlah urusan yang ditunda hingga tua, melainkan dapat dimulai sejak seseorang memiliki penghasilan. Ia menyampaikan bahwa perencanaan ibadah haji seharusnya diposisikan sejajar dengan perencanaan karier dan masa depan.
“Sebagaimana kita merencanakan karier dari hari ini, demikian pula rencana untuk berhaji perlu dipersiapkan sejak dini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual serta cakap dalam mengelola keuangan. Menurutnya, kemandirian finansial perlu berjalan seiring dengan kedewasaan iman dalam membentuk pribadi yang utuh.
Sementara itu, Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander, mengajak mahasiswa untuk mengenal program haji sejak dini dan memahami berbagai keuntungan yang diperoleh apabila membuka tabungan haji lebih awal. Ia menjelaskan bahwa perencanaan sejak muda memberikan waktu yang lebih panjang untuk mempersiapkan diri, baik dari sisi finansial maupun mental spiritual.
Melalui kegiatan Muda Naik Haji, mahasiswa Universitas Andalas diharapkan memiliki kesadaran lebih awal tentang pentingnya perencanaan ibadah sebagai bagian dari perjalanan hidup, sejalan dengan upaya meraih prestasi akademik dan membangun masa depan yang lebih baik.
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik

