Universitas Andalas
- Details
- Category: Kiprah Dosen
- Hits: 151
Kasus kekerasan yang viral beberapa waktu lalu dengan narasi “cinta ditolak, kapak bertindak” kembali menyadarkan publik bahwa persoalan kekerasan tidak selalu berawal dari tindakan fisik semata, tetapi sering kali bermula dari kegagalan memahami makna dalam komunikasi. Peristiwa ini bukan sekadar tragedi kriminal, melainkan juga menjadi cermin bagaimana bahasa khususnya bahasa penolakan dapat disalahartikan hingga memicu respons ekstrem.
Read more: Bahasa Penolakan dan Kekerasan: Apa yang Gagal Dipahami dalam Komunikasi?
- Details
- Category: Kiprah Dosen
- Hits: 224
Sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 88 Tahun 2014 Tentang Perubahan Perguruan Tinggi Negeri menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum membawa konsekuensi besar, yaitu otonomi yang lebih luas dalam pengelolaan organisasi, keuangan, kemahasiswaan, ketenagaan, dan sarana prasarana. Otonomi tersebut diharapkan mendorong fleksibilitas, inovasi, dan daya saing global. Namun, di sisi lain, otonomi tanpa sistem pengendalian intern yang efektif berpotensi melahirkan risiko tata kelola, moral hazard, dan fraud. Di sinilah urgensi Sistem Pengendalian Intern menjadi krusial.
- Details
- Category: Kiprah Dosen
- Hits: 500
Pagang gadai merupakan praktik peminjaman uang atau emas dengan menggadaikan aset, di antaranya sawah atau tanah dan lainnya kepada pihak pemberi pinjaman. Sistem ini masih memberikan kesempatan kepada pemilik aset untuk menebus kembali asetnya setelah kondisi keuangannya membaik. Perjanjian itu mereka tuangkan dan sepakati dalam sepucuk surat yang disebut surat pagang gadai. Surat-surat itu disimpan dengan baik oleh pemiliknya sebagai bukti kepemilikan atas aset yang mereka gadaikan. Kepemilikan aset tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, tetapi juga menyangkut identitas sosial dan keberlanjutan kaum.
- Details
- Category: Kiprah Dosen
- Hits: 921
Setiap 8 Maret, dunia merayakan Hari Perempuan Internasional dengan slogan, seminar, dan unggahan media sosial. Namun, pertanyaannya sederhana dan mengganggu, “apakah perempuan sudah benar-benar bebas menentukan hidupnya sendiri?” Bukan sekadar merdeka secara administratif, boleh sekolah, bekerja, dan memilih, melainkan merdeka dalam menentukan hidupnya tanpa tekanan, tanpa rasa takut, tanpa bayang-bayang diskriminasi.
- Details
- Category: Kiprah Dosen
- Hits: 911
Dunia tidak lagi sekadar berada di ambang krisis; kita sedang melangkah masuk ke dalam kegelapan yang sistemik. Fenomena yang kini disebut para analis sebagai "The Great Energy Blackout", telah bermutasi dari sekadar lonjakan harga menjadi kelangkaan fisik yang melumpuhkan. Di tengah berkecamuknya konflik di Timur Tengah yang telah memasuki pekan krusial, stabilitas ekonomi global yang kita kenal selama puluhan tahun kini runtuh. Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang menghujam ke zona negatif pada kuartal kedua tahun ini, masyarakat dunia, termasuk di Indonesia, harus bersiap menghadapi realitas baru: hidup dalam keterbatasan energi yang ekstrem.
Read more: The Great Energy Blackout 2026: Kiamat Energi Total dan Runtuhnya Mesin Peradaban

