Padang (UNAND) – Universitas Andalas (UNAND) menggelar kegiatan pembekalan calon wisudawan bertajuk “Building Sustainable Careers: Preparing Future-Ready Graduates” sebagai upaya mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang di era digital.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang pembekalan menjelang prosesi wisuda, tetapi juga pengingat bagi mahasiswa bahwa keberhasilan setelah lulus tidak hanya ditentukan oleh gelar akademik, melainkan kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan bertahan di tengah perubahan zaman.

Direktur Kemahasiswaan UNAND, Dr. Eng. Dendi Adi Saputra, menegaskan bahwa ijazah bukanlah tujuan akhir dalam perjalanan pendidikan. “Ijazah bukan tujuan utama. Ijazah hanyalah entry ticket untuk memasuki dunia kerja setelah lulus dari universitas,” ujarnya pada Rabu (6/5) di Auditorium Kampus Limau Manis.

Menurutnya, mahasiswa yang lahir di era perkembangan teknologi dan digitalisasi yang sangat cepat harus memiliki kesiapan mental dan kemampuan adaptasi yang tinggi. Dunia kerja saat ini memiliki tantangan yang jauh berbeda dibandingkan situasi di dalam ruang kelas.

“Tidak ada kata terakhir dalam proses belajar. Kalau jatuh, bangun lagi. Orang yang mampu bertahan adalah mereka yang cepat beradaptasi terhadap perubahan dunia,” katanya.

Ia juga mengingatkan para calon wisudawan agar tidak gengsi mempelajari hal-hal baru dan tidak terjebak membandingkan diri dengan orang lain.

“Semoga pembekalan ini menjadi pengingat bahwa masih banyak jalan yang akan kita tempuh. Jangan sibuk membandingkan diri dengan orang lain, teruslah belajar dan membuka diri terhadap pengalaman baru,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, UNAND turut menghadirkan CEO and Founder Ventureslink, Mr. Adil Driouech, M.A., yang membagikan wawasan mengenai tantangan global, kebutuhan kompetensi masa depan, serta pentingnya membangun kemampuan komunikasi, jejaring, dan pola pikir adaptif bagi generasi muda.

Selain pembekalan karier, UNAND juga kembali mengingatkan para lulusan untuk mengisi kuesioner tracer study sebagai bagian dari evaluasi keberhasilan lulusan di dunia kerja. Data tracer study menjadi instrumen penting bagi universitas dalam melihat relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri, masa tunggu kerja lulusan, hingga pengembangan kualitas pendidikan ke depan.

Melalui kegiatan ini, UNAND berharap para wisudawan tidak hanya menjadi sarjana yang unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi generasi yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global sebagai future-ready graduates.(*)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik