Padang (UNAND) – Departemen Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK UNAND) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) Internasional pada 4–5 Juni 2026 di Puskesmas Lubuk Begalung, Kota Padang. Kegiatan yang merupakan bagian dari Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY) Program ini menjadi wujud komitmen UNAND dalam memperkuat layanan kesehatan primer melalui kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat.
Kegiatan yang diketuai oleh Yulizawati, S.ST., M.Keb. tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Kecamatan Lubuk Begalung, kelurahan, Dinas Kesehatan Kota Padang, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), tenaga kesehatan puskesmas, kader kesehatan, hingga masyarakat setempat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan berbasis komunitas yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Rektor UNAND Efa Yonnedi, Ph.D. menerima kunjungan narasumber internasional untuk membahas tindak lanjut kerja sama di bidang tridharma perguruan tinggi. Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring internasional UNAND sekaligus mendorong lahirnya berbagai program kolaboratif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh penguatan kapasitas melalui sesi ilmiah yang menghadirkan narasumber internasional Katherine Yolande Carter-Lee, RM, MScMCH, DHSc, bidan dari Auckland University of Technology, Selandia Baru. Dalam paparannya bertajuk Community Education, Women's Empowerment, & Midwives in Primary Health Care, ia menekankan bahwa pelayanan kesehatan primer tidak hanya berorientasi pada layanan klinis, tetapi juga harus memperkuat edukasi kesehatan, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memberdayakan perempuan sebagai aktor utama dalam pembangunan kesehatan.
Materi berikutnya disampaikan oleh Prof. dr. Hardisman, M.HID., Dr.PH., FRSPH mengenai Kebijakan Integrasi Layanan Primer (ILP). Ia menjelaskan bahwa ILP merupakan pendekatan pelayanan kesehatan yang mengintegrasikan layanan puskesmas, puskesmas pembantu, posyandu, jejaring fasilitas kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat ke dalam satu sistem pelayanan yang berorientasi pada siklus hidup.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Dekan I FK UNAND dr. Rauza Sukma Rita, Ph.D. yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengabdian masyarakat berskala internasional tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan mitra internasional menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan kebidanan sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat.
Selain seminar ilmiah, hari pertama kegiatan juga diisi dengan penyuluhan kesehatan yang melibatkan dosen Departemen Kebidanan FK UNAND bersama tenaga kesehatan Puskesmas Lubuk Begalung. Materi yang diberikan meliputi edukasi mengenai keluarga berencana (KB), pemantauan tumbuh kembang anak, serta pemenuhan gizi bayi dan balita. Kegiatan ini menjadi media edukasi sekaligus upaya meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu berperan aktif dalam menjaga kesehatan keluarga.
Melalui Pengabdian kepada Masyarakat Internasional ini, Departemen Kebidanan FK Universitas Andalas terus memperkuat jejaring akademik global sekaligus mendorong pengembangan pelayanan kesehatan primer yang lebih responsif, inklusif, dan berbasis pemberdayaan masyarakat. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 5 (Kesetaraan Gender), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), sekaligus mempertegas peran Universitas Andalas dalam menghasilkan praktik baik berbasis bukti melalui kolaborasi internasional.
Departemen Kebidanan FK UNAND menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atas dukungan pendanaan melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia yang disalurkan melalui Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY) Program berdasarkan Kontrak Nomor B/53/UN16.29.1/HK.10.00/2026.(*)
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik
