Padang (UNAND) – Universitas Andalas (UNAND) mewisuda 677 lulusan pada Wisuda III Tahun 2026 yang berlangsung di Auditorium Kampus Limau Manis, Sabtu (11/7). Para lulusan berasal dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keperawatan, Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Peternakan, Fakultas Pertanian, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Hukum, dan Fakultas Kedokteran.

Rektor UNAND Efa Yonnedi, Ph.D., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal memasuki dunia yang berubah sangat cepat akibat perkembangan teknologi, digitalisasi, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta dinamika ekonomi global.

"Dunia di luar kampus bergerak sangat cepat. Perubahan teknologi berlangsung dalam hitungan bulan. Kecerdasan buatan, digitalisasi, otomatisasi, dan perubahan ekonomi global telah mengubah hampir semua sektor kehidupan," ujar Rektor.

Menurutnya, di tengah perubahan tersebut, ijazah hanya menjadi pintu masuk. Kemampuan untuk terus belajar, meningkatkan keterampilan, memperluas jejaring, dan beradaptasi terhadap perubahan merupakan modal utama agar lulusan tetap relevan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Rektor juga mengingatkan para lulusan agar tidak takut menghadapi kegagalan. Ia menilai kegagalan merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran yang akan membentuk karakter dan ketangguhan seseorang.

"Kehidupan setelah wisuda justru merupakan awal dari perjalanan yang sesungguhnya. Orang yang berhasil bukanlah mereka yang tidak pernah jatuh, tetapi mereka yang selalu memilih bangkit setiap kali terjatuh," katanya.

Selain kompetensi akademik, UNAND, lanjutnya, berkomitmen melahirkan lulusan yang memiliki karakter kuat, integritas, kepedulian, dan keberanian memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurut Rektor, di tengah persaingan global, karakter dan integritas menjadi pembeda yang menentukan keberhasilan seseorang.

"Keahlian membuat seseorang diterima bekerja, tetapi integritas membuat seseorang dipercaya. Dan kepercayaan adalah modal yang tidak ternilai harganya," tegasnya.

Wisuda kali ini juga memiliki makna khusus karena berlangsung bertepatan dengan momentum Dies Natalis ke-70 UNAND. Rektor mengajak para lulusan menjadi representasi semangat "Tumbuh Berakar, Menjulang Berdampak" dengan terus mengembangkan kapasitas diri, memegang teguh nilai dan etika, memiliki cita-cita tinggi, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan sejati tidak semata-mata diukur dari jabatan maupun besarnya penghasilan, melainkan dari kemampuan memanfaatkan ilmu untuk menghadirkan solusi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Mengakhiri sambutannya, Rektor mengajak seluruh wisudawan untuk terus menjaga nama baik almamater dan tetap berkontribusi bagi pengembangan UNAND melalui jejaring alumni di berbagai bidang.

"Pergilah mengabdi dengan ilmu, pimpinlah dengan kejujuran, bekerjalah dengan integritas," pesannya kepada para lulusan sebelum secara resmi menutup prosesi Wisuda III UNAND Tahun 2026.(CP)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik