Padang (UNAND) – Universitas Andalas (UNAND) resmi membuka Training Andalasian Character (TAC) 2026 pada Senin (20/7). Program yang menjadi gerbang awal bagi mahasiswa baru ini dirancang sebagai fondasi pembentukan karakter sekaligus bagian dari strategi universitas mencetak lulusan yang berintegritas, berjiwa kewirausahaan, dan mampu bersaing di tingkat global.

Rektor UNAND Efa Yonnedi, Ph.D., menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

"Ilmu tanpa karakter adalah kehampaan, dan karakter tanpa ilmu adalah kelemahan. Universitas Andalas ingin melahirkan generasi yang unggul secara akademik sekaligus kokoh secara moral," ujar Rektor di hadapan mahasiswa baru.

Menurutnya, seluruh mahasiswa baru akan diperkenalkan dengan Karakter Andalasian, sebuah sistem nilai yang menjadi identitas lulusan UNAND. Konsep tersebut dibangun di atas empat elemen utama, yakni Iman, Ilmu, Amal, dan Sosial, yang kemudian diterjemahkan ke dalam enam nilai inti SEJATI: Sabar, Empati, Jujur, Adil, Tanggung Jawab, dan Ikhlas.

Rektor menjelaskan, nilai-nilai tersebut tidak berhenti sebagai materi pelatihan selama TAC berlangsung. UNAND telah menyiapkan Grand Design Pengembangan Diri dan Karier Mahasiswa yang akan mengawal proses pembentukan karakter mahasiswa secara bertahap selama empat tahun masa studi.

Pada tahun pertama, mahasiswa akan difokuskan pada penguatan integritas dan kemandirian melalui pembentukan growth mindset, literasi digital, resiliensi, serta kebiasaan produktif. Tahun kedua diarahkan pada pengembangan kolaborasi dan kreativitas, termasuk kemampuan komunikasi, penulisan akademik, dan kerja tim.

Memasuki tahun ketiga, mahasiswa didorong membangun visi kepemimpinan, memperluas wawasan global, dan meningkatkan produktivitas. Sementara pada tahun keempat, pembinaan difokuskan pada kepemimpinan dan aktualisasi diri melalui penguatan kemampuan bahasa asing, kewirausahaan internasional, serta kesiapan berkiprah di tingkat global.

Melalui roadmap tersebut, UNAND menargetkan lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan dunia kerja dan perkembangan global.

Pada kesempatan itu, Rektor juga mengajak seluruh mahasiswa baru menjadikan masa studi sebagai proses pembentukan jati diri, bukan sekadar mengejar prestasi akademik.

Ia menekankan bahwa mahasiswa UNAND diharapkan mampu menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, sekaligus membawa nama universitas di tingkat nasional maupun internasional.

"Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga bermartabat. Jangan hanya mengejar prestasi, tetapi kejarlah kebermanfaatan. Bersiaplah agar karya dan nama kalian bergema di pentas dunia," pesannya. (*)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik