Padang (UNAND) – Universitas Andalas terus memperkuat peran alumni dalam pembangunan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara LAZ Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan MPZ IKA Kimia Universitas Andalas yang berlangsung di Masjid Nurul Ilmi, Kampus Universitas Andalas, Padang, Jumat (31/7).

Kerja sama ini menjadi langkah awal membangun sinergi ZISWAF lintas alumni di lingkungan Universitas Andalas. Melalui kolaborasi tersebut, kedua lembaga akan memperkuat edukasi, penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan dana sosial Islam secara profesional, transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah. Program yang akan dikembangkan meliputi beasiswa mahasiswa, bantuan darurat bagi alumni dan mahasiswa, rumah singgah, serta wakaf produktif.

Wakil Rektor I Universitas Andalas, Prof. Dr. Syukri Arief, mengapresiasi kolaborasi tersebut sebagai wujud nyata kontribusi alumni dalam mendukung pengembangan universitas sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat.

"Universitas Andalas menyambut baik kolaborasi yang dibangun oleh organisasi-organisasi alumni. Sinergi ini menunjukkan bahwa alumni tidak hanya berkontribusi melalui kapasitas akademik dan profesionalnya, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi organisasi alumni lainnya." Ujarnya.

Ketua LAZ Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Dr. dr. Muhammad Riendra, Sp.BTKV., Subsp. VE (K), FIATCVS, menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan ZISWAF bergantung pada kepercayaan masyarakat yang dibangun melalui tata kelola yang baik.

"Kekuatan ZISWAF tidak hanya diukur dari besarnya dana yang dihimpun, tetapi dari kemampuan menjaga amanah masyarakat melalui pengelolaan yang transparan, profesional, akuntabel, dan sesuai prinsip syariah."

LAZ Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Andalas berada di bawah naungan Yayasan Andalaz Medical Charity yang telah memperoleh izin operasional sebagai Lembaga Amil Zakat dan ditetapkan sebagai Nazhir Wakaf Uang. Sementara itu, Ketua Umum DPP IKA Kimia Universitas Andalas, Indra Priyana, S.Si., menilai penandatanganan MoU ini sebagai momentum membangun ekosistem filantropi alumni yang lebih kuat dan berkelanjutan.

"Perbedaan latar belakang keilmuan tidak menghalangi semangat pengabdian yang sama. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun ekosistem ZISWAF alumni yang semakin profesional sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat."

Penandatanganan MoU turut disaksikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Dr. dr. Sukri Rahman, Sp.THT-BKL, Subsp.Onk (K), FACS, FFSTEd, Ketua Program Studi Kimia FMIPA Universitas Andalas, Dr. Syukri Drajat, pimpinan fakultas, pengurus LAZ Alumni FK Universitas Andalas, DPP IKA Kimia Universitas Andalas, MPZ IKA Kimia Universitas Andalas, dosen, mahasiswa, alumni, serta jamaah Masjid Nurul Ilmi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model sinergi lintas organisasi alumni di Universitas Andalas dalam mengembangkan ekosistem ZISWAF yang profesional, terpercaya, dan berkelanjutan, sehingga mampu menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi umat.

"Bersinergi Menguatkan ZISWAF Alumni untuk Kebermanfaatan Umat." Ujarnya.


Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik.