Padang (UNAND) – Universitas Andalas (UNAND) memperkuat eksistensi di kancah akademik internasional melalui partisipasi Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat, Prof. Dr. Helmizar, S.K.M., M.Biomed, pada The 7th International Conference on Environmental Engineering (ICOEE) 2026 yang diselenggarakan di Bali 30-31 Juli 2026.

Dalam forum ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara tersebut, Prof. Helmizar mempresentasikan hasil joint research bertajuk "Development and Safety Validation of Dadih Powder: A Minangkabau Local-Source Probiotic Functional Food for Pregnant and Lactating Women." Penelitian ini merupakan kolaborasi antara UNAND dan University of the Philippines Diliman, Filipina.

Riset tersebut mengangkat potensi dadih, pangan fermentasi tradisional khas Minangkabau, sebagai bahan baku pangan fungsional probiotik yang dikembangkan dalam bentuk tepung. Inovasi ini ditujukan untuk mendukung kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang memiliki nilai ilmiah dan manfaat kesehatan.

Dalam paparannya, Prof. Helmizar menjelaskan bahwa penelitian berhasil menghasilkan tepung dadih dengan karakteristik fisikokimia yang baik, kandungan protein yang tinggi, serta kadar air rendah sehingga memiliki stabilitas penyimpanan yang lebih baik.

"Hasil pengujian menunjukkan bahwa produk tidak mengandung kontaminasi bakteri patogen, kapang, khamir, maupun cemaran logam berat. Selain itu, bakteri asam laktat indigenous yang terkandung di dalamnya mampu mempertahankan viabilitas lebih dari 70 persen setelah melalui simulasi kondisi lambung dan usus, sehingga menunjukkan potensi biologis yang sangat baik sebagai pangan probiotik," jelas Prof. Helmizar.

Ia menambahkan bahwa inovasi ini merupakan bentuk pemanfaatan pangan lokal berbasis pendekatan ilmiah yang berpotensi dikembangkan menjadi produk pangan fungsional yang aman, stabil, dan memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat. Penelitian tersebut juga mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak, khususnya pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3: Good Health and Well-being.

Selain mempresentasikan hasil penelitian, Prof. Helmizar juga melakukan pertemuan dengan Prof. Sadhan Kumar Ghosh, Founder Advisor Centre for Sustainable Development and Resource Efficiency Management, Jadavpur University, Kolkata, India. Prof. Ghosh merupakan mantan Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi Jadavpur University sekaligus Director General Sustainable Development & Circular Economy Research Centre (ISWMAW), India.

Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang pengembangan kerja sama penelitian internasional di bidang pangan fungsional, nutrisi, kesehatan masyarakat, keberlanjutan, hingga ekonomi sirkular. Kedua belah pihak juga menjajaki peluang penyusunan proposal penelitian bersama, publikasi pada jurnal internasional bereputasi, program research exchange, serta penguatan jejaring akademik antara UNAND dan Jadavpur University.

Kolaborasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat internasionalisasi riset UNAND sekaligus membuka peluang lahirnya berbagai inovasi berbasis potensi lokal yang memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Keikutsertaan UNAND dalam ICOEE 2026 menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas penelitian, memperluas kolaborasi global, serta mengangkat potensi lokal Indonesia ke panggung internasional melalui inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

“This activity is funded by the Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) on behalf of the Indonesian Ministry of Higher Education, Science and Technology and managed under the EQUITY Program (Contract No.4304.B3/DT.03.08/2025)”.(*)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik