Belanda (UNAND) – Mahasiswa Program Studi Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas, Muhammad Zaki Ramadhan, menyelesaikan program academic exchange di Department of Cultural Anthropology and Development Studies, Radboud University, Nijmegen, Belanda, pada Mei–Juni 2026.
Program yang didukung Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Republik Indonesia dan Program EQUITY Universitas Andalas 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya UNAND memperluas pengalaman akademik internasional mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring pendidikan dan penelitian lintas negara.
Selama berada di Radboud University, Zaki menjalani kegiatan akademik di bawah supervisi Prof. Gerben Noteboom. Ia mengikuti perkuliahan dan seminar yang membahas antropologi pembangunan, antropologi ekonomi, pembangunan kewilayahan, transformasi agraria, hingga dinamika global commodity chain.
Pengalaman tersebut sekaligus memperkuat penelitian skripsinya mengenai rantai pasok global (global supply chain) komoditas kulit manis (cassiavera) dari petani di Kabupaten Kerinci hingga memasuki jaringan perdagangan dan pasar internasional.
Melalui pendekatan antropologi pembangunan, Zaki mengkaji bagaimana petani tidak hanya berperan sebagai produsen komoditas, tetapi menjadi bagian penting dalam jaringan ekonomi global. Penelitiannya turut melihat hubungan antara tata niaga komoditas, distribusi nilai ekonomi, daya tawar petani, pembangunan wilayah, serta perubahan sosial akibat keterhubungan masyarakat pedesaan dengan pasar global.
Salah satu pengalaman penting dalam program tersebut adalah kesempatan Zaki memberikan kuliah tamu (guest lecture) kepada mahasiswa Radboud University. Dalam kesempatan itu, ia mempresentasikan hasil penelitian lapangannya mengenai rantai pasok kulit manis Kerinci, mulai dari proses produksi di tingkat petani, mekanisme perdagangan melalui pedagang pengumpul dan eksportir, hingga keterhubungannya dengan pasar internasional.
Kuliah tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan mengenai isu pembangunan di kawasan Global South, sekaligus memperkenalkan hasil penelitian berbasis masyarakat Indonesia kepada komunitas akademik internasional.
Bagi Zaki, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa internasionalisasi pendidikan bukan sekadar kesempatan mahasiswa Indonesia belajar di luar negeri, tetapi juga ruang untuk membawa pengetahuan dan realitas masyarakat Indonesia ke dalam diskursus akademik global.
Program ini turut mendukung pencapaian SDG 4 (Quality Education) dan SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui mobilitas dan kemitraan akademik internasional. Sementara penelitian Zaki mengenai kesejahteraan petani, distribusi manfaat ekonomi, dan keberlanjutan rantai produksi relevan dengan SDG 8, SDG 10, dan SDG 12.
Keikutsertaan Zaki sekaligus memperkuat komitmen Universitas Andalas dalam mendorong internasionalisasi pendidikan melalui mobilitas mahasiswa, kolaborasi akademik, dan keterlibatan dalam jejaring pengetahuan global.
This activity is funded by the Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) on behalf of the Indonesian Ministry of Higher Education, Science and Technology and managed under the EQUITY Program (Contract No. 4304/B3/DT.03.08/2025).(*)
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik
