Padang (UNAND) - Universitas Andalas (UNAND) menyelenggarakan Grand Opening Asistensi Agama Islam Semester Ganjil 2026/2027 bertajuk "Urgensi Pengamalan Islam dalam Kehidupan" di Masjid Nurul Ilmi pada Sabtu (5/9).
Direktur Pendidikan dan Pembelajaran UNAND, Dr. Mahdhivan Syafwan, S.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penjelmaan dari UU No. 12 Tahun 2012 serta Keputusan Irjen Dikti terkait pelaksanaan Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK). Berdasarkan Peraturan Rektor No. 27 Tahun 2022, mata kuliah agama berbobot 2 SKS dan terintegrasi langsung dengan program asistensi/mentoring.
"Asistensi ini kedudukannya sama seperti praktikum atau perkuliahan biasa, jadi jangan dianggap sepele. Tujuannya membentuk watak dan keadaban mahasiswa yang bermartabat selaras dengan visi UNAND serta QS. Al-Mujadilah ayat 11 bahwa ilmu saja tidak cukup tanpa landasan iman dan integritas," ujar Mahdhivan.
Pada tahun ajaran ini, pengelolaan asistensi dilakukan secara terpusat di tingkat universitas, mencakup Kampus Limau Manis, Dharmasraya dan Payakumbuh. Universitas Andalas juga memfasilitasi program pendampingan untuk mahasiswa non-Muslim yang didampingi oleh asisten dan dosen pembina yang seagama.
Dari total 427 pendaftar asisten, sebanyak 287 orang dinyatakan lulus seleksi terbuka dan dibekali Surat Keputusan (SK), sertifikat, serta bantuan transportasi. Para asisten tersebut bertugas mendampingi 4.635 mahasiswa baru yang mengambil mata kuliah agama di semester ini, tersebar di 36 program studi dari 13 fakultas.

Sementara itu, Rektor UNAND Dr. Efa Yonnedi, S.E., MPPM., Akt., secara resmi membuka kegiatan tersebut dan menekankan pentingnya aspek kurikuler ini dalam membangun kualitas lulusan.
"Kegiatan asistensi agama Islam adalah bagian integral dari kurikulum wajib agar misi menghasilkan lulusan yang berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing dapat tercapai. Saya meminta seluruh mahasiswa baru untuk mengikuti proses ini dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat demi kebaikan diri sendiri," tutur Rektor.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ustadz Azka Ummah, Lc., M.H. Dalam ceramahnya , beliau menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman hidup sehari-hari, bukan sekadar teori akademis di dalam kelas. Beliau juga mengajak seluruh mahasiswa baru untuk menjadikan masa perkuliahan sebagai momentum memperdalam pemahaman agama guna membentuk akhlak mulia ketahanan moral di tengah tantangan zaman. (nic)
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik
