Padang (UNAND)  -  Universitas Andalas (UNAND)  melaksanakan Wisuda IV Tahun 2026 hari kedua pada Sabtu (19/9) diikuti oleh lulusan Program Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor. 

Rektor Universitas Andalas, Dr. Efa Yonnedi, S.E., MPPM., Akt., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan. Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang telah memberikan doa serta dukungan selama perjalanan pendidikan para lulusan. 

Pada Wisuda IV Tahun 2026 hari kedua, sebanyak 912 lulusan dikukuhkan dari enam fakultas. Fakultas Kedokteran Gigi meluluskan 35 orang, terdiri atas 22 Sarjana dan 13 Profesi. Fakultas Teknologi Pertanian meluluskan 89 orang, terdiri atas 82 Sarjana dan 7 Magister. Selanjutnya, Fakultas Ilmu Budaya meluluskan 100 orang, terdiri atas 94 Sarjana dan 6 Magister. Sementara itu, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam meluluskan 145 orang, terdiri atas 132 Sarjana, 11 Magister, dan 2 Doktor. Fakultas Pertanian meluluskan 229 orang, terdiri atas 218 Sarjana, 8 Magister, dan 3 Doktor. Adapun Fakultas Teknik meluluskan 314 orang, terdiri atas 273 Sarjana, 37 Magister, dan 4 Doktor.

Rektor menyampaikan bahwa para lulusan memasuki dunia profesional pada momentum bonus demografi Indonesia. Periode 2028–2031 diproyeksikan menjadi masa ketika rasio ketergantungan berada pada titik terendah dan proporsi penduduk usia produktif mencapai puncaknya. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peluang yang perlu dipersiapkan dan dimanfaatkan oleh generasi muda. 

Selain itu, Rektor menyoroti perubahan dunia yang bergerak dari Industri 4.0 menuju Industri 5.0, dari otomatisasi menuju kolaborasi antara manusia dan mesin yang tetap berpusat pada manusia. Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), data science, dan keamanan siber turut mengubah kebutuhan keterampilan di dunia kerja. Karena itu, lulusan tidak cukup hanya mengandalkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga perlu memiliki kemampuan untuk terus belajar dan memperbarui keterampilan. 

Dalam pesannya, Rektor juga menekankan pentingnya mindset dalam menghadapi perjalanan setelah lulus. Kegagalan, penolakan saat mencari pekerjaan, target yang belum tercapai, maupun kritik merupakan bagian dari proses belajar dan berkembang. Para lulusan diharapkan memiliki keyakinan bahwa kemampuan dapat terus berkembang melalui proses pembelajaran. 

Hal tersebut berkaitan erat dengan pentingnya ketekunan dan karakter. Rektor mengingatkan bahwa kemampuan dapat membawa seseorang mencapai posisi tertentu, tetapi karakter diperlukan untuk mempertahankan keberhasilan tersebut.

 “Ability may take you to the top, but it takes character to keep you there,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya kejujuran, disiplin, kemampuan bekerja sama, dan kerja keras serta mengingatkan para lulusan agar tidak menukar integritas dengan jalan pintas. 

Wisuda IV Tahun 2026 juga menjadi bagian dari momentum Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas dengan tema “Tumbuh Berakar, Menjulang Berdampak.” Rektor menyampaikan bahwa nilai, karakter, dan ilmu yang diperoleh selama berada di UNAND menjadi fondasi bagi para lulusan untuk melanjutkan perjalanan dan memberikan dampak bagi masyarakat. 

Menurut Rektor, Indonesia Emas 2045 bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga merupakan proyek generasi muda. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh, menjaga nama baik almamater, serta mengambil peran dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Menutup sambutannya, Rektor berpesan agar ilmu yang telah diperoleh para lulusan dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi sesama. “Bawalah Ilmu Sepenuh Hati, Tebarkan Manfaat Untuk Sesama,” pesannya. 

Dengan dikukuhkannya 912 lulusan pada hari kedua Wisuda IV Tahun 2026, UNAND melepas para lulusan untuk melanjutkan perjalanan di berbagai bidang dengan membawa ilmu, nilai, karakter, serta nama baik almamater.(JMS)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik