Pada akhir November 2025, terjadi hujan deras yang mengguyur beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Barat selama berhari-hari tanpa henti. Curah hujan yang tinggi ini menyebabkan banjir di Palembayan dan Malalak Kabupaten Agam, yang menyapu rumah warga dan merenggut ratusan nyawa dalam semalam. Di pintu masuk Kota Padang Panjang, juga terjadi longsor yang menimbun jalan raya dan menewaskan puluhan warga yang sedang melintas. Bagi urang awak yang merantau, kabar duka itu bisa datang lewat pesan singkat dari kampung, kabar bahwa rumah orang tua sudah terendam, jalan menuju nagari terputus, dan sanak saudara yang mengungsi ke masjid atau sekolah terdekat.