Padang (UNAND) – Sebanyak sepuluh mahasiswa dari Fakultas Sains Sosial dan Kemanusiaan (FSSK) Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) resmi menuntaskan program magang di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas.
Selama delapan minggu, mereka berkesempatan belajar sekaligus berkontribusi di tiga mitra utama, yaitu Tribun Padang, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Sumatera Barat, dan Taman Budaya Sumatera Barat.
Dekan FIB Universitas Andalas, Dr. Ike Revita, M.Hum., menyampaikan apresiasi atas kelancaran program ini. Menurutnya, kebersamaan dua bulan penuh memberikan pengalaman yang berharga, baik akademis maupun budaya.
“Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga hidup berdampingan dengan masyarakat Minangkabau. Ada suka dan juga duka karena jauh dari keluarga, namun pengalaman ini akan menjadi bekal berharga, sekaligus memperkuat hubungan FIB UNAND dan FSSK UKM,” ujarnya yang didampinggi Wakil Dekan I, II, dan Kaprodi serta unit MBKM FIB.
Dekan menambahkan, kerja sama FIB UNAND–FSSK UKM tidak hanya berakhir pada program magang. Tahun ini, tiga mahasiswa FIB UNAND juga akan mengikuti program Credit Earning (CE) selama satu semester di UKM.
Ketiga mahasiswa tersebut yakni Dhea Anantha Sari, Adinda Septiana, dan Alma Fathinah Rianto. Kehadiran mereka diharapkan menjadi duta akademik dan budaya yang membawa pengalaman positif serta memperluas jejaring internasional mahasiswa UNAND.
Salah satu peserta magang asal FSSK UKM, Nor Alia Adina binti Zahari, menyebut bahwa pengalaman di Padang membuka ruang untuk memahami dunia luar dan menghargai perbedaan.
“Segala ilmu akan kami sematkan dalam diri. Kerja sama ini memberi manfaat besar bagi mahasiswa selanjutnya, sekaligus menjadi jembatan penghubung antara Malaysia dan Indonesia,” ungkapnya.
Program magang lintas negara ini menjadi bukti nyata komitmen FIB UNAND untuk terus memperkuat kolaborasi akademik, memperluas pertukaran budaya, serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global.(*)
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik

