Malaysia (UNAND) – Universitas Andalas (UNAND) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan internasionalisasi pendidikan melalui Program International Students Exchange (Outbound) EQUITY. Pada 1–14 Juli 2026, lima mahasiswa Fakultas Teknik UNAND mengikuti program pertukaran mahasiswa di Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM), Malaysia. Program ini menjadi bagian dari upaya UNAND menghadirkan pengalaman belajar bertaraf internasional yang mengintegrasikan pembelajaran akademik, praktik laboratorium, penguasaan teknologi, serta penguatan jejaring global.
Delegasi Fakultas Teknik UNAND terdiri atas Haykal Aqsara (Program Studi Teknik Elektro), Tajri Syayidil Qalbi, Muhammad Nabil Surya Andyka, dan Rifki Afan (Program Studi Teknik Mesin), serta Muhammad Fajar Ramadhan (Program Studi Teknik Sipil). Keikutsertaan mereka mendapat dukungan dari Dekan Fakultas Teknik UNAND Prof. Dr. Ir. Is Prima Nanda, M.T., IPU., ASEAN Eng., bersama Wakil Dekan I Fakultas Teknik, Prof. Dr. Eng. Ir. Muhammad Ilhamdi Rusydi, S.T., M.T., serta Manajer Pendidikan dan Kemahasiswaan Fakultas Teknik, Ir. Ridwan, S.T., M.T., melalui Program EQUITY yang difasilitasi Direktorat Hilirisasi dan Kerja Sama.
Selama di UTeM, para peserta mengikuti berbagai kegiatan di Teaching Factory, mulai dari orientasi akademik, pengenalan laboratorium, pelatihan laser cutting, desain digital, 3D printing, hingga pelatihan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Mahasiswa juga memperoleh pengalaman merancang produk, mengoperasikan mesin manufaktur digital, merakit drone industri, mempelajari teknik autonomous mapping, serta mengoperasikan berbagai platform UAV yang digunakan di sektor industri.
Selain meningkatkan kompetensi teknis, program ini memperluas jejaring akademik internasional. Delegasi UNAND diterima oleh Dekan Fakulti Teknologi dan Kejuruteraan Elektronik dan Komputer (FTKEK), Prof. Madya Ts. Dr. Rostam Affendi bin Hamzah, serta mengikuti pembelajaran bersama Prof. Ts. Dr. Azmi bin Awang Md. Isa, Ts. Dr. Norfariza binti Ab Wahab, dan Ir. Dr. Ridza Azri Ramlee. Mahasiswa juga berkolaborasi dengan mahasiswa internasional UTeM melalui berbagai kegiatan akademik dan budaya.
Dekan Fakultas Teknik UNAND Prof. Is Prima Nanda menyampaikan Program EQUITY menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat global.
"Kami ingin mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memahami praktik terbaik di perguruan tinggi luar negeri. Melalui Program EQUITY, mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi teknologi, memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dan berkolaborasi dalam lingkungan global," ujarnya pada Senin (13/7).
Salah seorang peserta, Haykal Aqsara, mengaku memperoleh pengalaman yang sangat berharga selama mengikuti program tersebut.
"Kami belajar langsung menggunakan teknologi manufaktur digital dan UAV, berdiskusi dengan para profesor, melakukan praktik menggunakan peralatan industri, serta bertukar pengalaman dengan mahasiswa dari berbagai negara. Pengalaman ini meningkatkan wawasan dan motivasi saya untuk terus mengembangkan kompetensi agar mampu bersaing di tingkat internasional," ungkapnya.
Program Outbound EQUITY mendukung pencapaian IKU 2, IKU 6, dan IKU 8, sekaligus sejalan dengan SDG 4, SDG 9, dan SDG 17. Kegiatan ini didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Program EQUITY berdasarkan Kontrak Nomor 4304/B3/DT.03.08/2025.(*)
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik
