Jakarta (UNAND) – Rektor Universitas Andalas (UNAND) Efa Yonnedi, Ph. D menghadiri secara langsung peresmian Ocean Institute of Indonesia (OII) yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Kantor KKP, Jakarta Pusat pada Selasa (21/7).

Pada kesempatan tersebut, Rektor UNAND menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) dengan 14 perguruan tinggi mitra sebagai langkah memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan tinggi, penelitian, dan sumber daya manusia di bidang kelautan dan perikanan.

Selain UNAND, perguruan tinggi yang turut menandatangani kerja sama tersebut adalah Institut Teknologi Bandung (ITB), IPB University, Universitas Indonesia (UI), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Universitas Nusa Cendana (Undana), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Universitas Pattimura (Unpatti), Sampoerna University, dan Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

Peresmian Ocean Institute of Indonesia merupakan bagian dari transformasi dan rebranding pendidikan tinggi di lingkungan KKP. Inisiatif ini bertujuan mendukung implementasi kebijakan ekonomi biru di sektor kelautan dan perikanan sekaligus memperkuat daya saing, citra, serta pengakuan internasional terhadap pendidikan tinggi kelautan Indonesia agar mampu menjadi pusat rujukan dunia usaha dan industri di tingkat global.

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan beserta jajaran, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), para Wakil Menteri, Kepala BPPSDM KP, serta pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan KKP.

Rektor Efa Yonnedi, menyampaikan bahwa keterlibatan UNAND dalam kolaborasi strategis ini menjadi wujud kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap kapasitas universitas dalam mendukung pembangunan sektor kelautan nasional.

"Ini merupakan bukti kepercayaan para stakeholders strategis terhadap Universitas Andalas dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul serta menghasilkan riset dan inovasi di bidang kelautan dan perikanan," ujar Rektor.

Menurutnya, kolaborasi tersebut sejalan dengan komitmen Universitas Andalas untuk terus memperluas jejaring kemitraan nasional maupun internasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui Nota Kesepahaman ini, UNAND diharapkan dapat mengembangkan berbagai program kolaboratif bersama Ocean Institute of Indonesia, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, riset dan inovasi, hingga pengembangan kebijakan yang mendukung kemajuan sektor kelautan dan perikanan Indonesia.(*)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik