Padang (UNAND) – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas (UNAND) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan berdaya saing global. Mahasiswa Program Doktor (S3) Kimia, Lili Andriani, berhasil menyelesaikan program Student Exchange di Gifu University, Jepang, yang berlangsung pada 26 Juni hingga 23 Juli 2026 dengan dukungan penuh pendanaan dari EQUITY UNAND.

Program ini menjadi bagian dari upaya FMIPA UNAND memperluas pengalaman akademik mahasiswa di tingkat internasional sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Selain memperdalam kompetensi akademik, mahasiswa juga memperoleh pengalaman lintas budaya, meningkatkan kemampuan komunikasi internasional, serta beradaptasi dengan sistem pendidikan berstandar global.

Dekan FMIPA UNAND, Prof. Dr. Mai Efdi, menilai program tersebut merupakan investasi strategis bagi pengembangan fakultas dan kualitas sumber daya manusia.

"Keikutsertaan mahasiswa pada program ini merupakan salah satu upaya pengembangan diri di level internasional. Gifu University dipilih karena memiliki reputasi yang sangat kuat di bidang sains. Kredibilitas tersebut juga tercermin dari banyaknya dosen Universitas Andalas yang merupakan alumninya dan memiliki rekam jejak riset yang membanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya pada Rabu (29/7).

Senada dengan itu, Ketua Departemen Kimia FMIPA UNAND, Dr. Syukri, mengatakan bahwa program pertukaran mahasiswa tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik, tetapi juga memperluas jejaring kolaborasi internasional.

"Program Student Exchange membuka peluang pengembangan riset, membangun networking antarperguruan tinggi, serta mengembangkan soft skills mahasiswa dalam lingkungan akademik internasional," katanya.

Selama berada di Gifu University, Lili diterima oleh Prof. Lee Wah Lim, Vice President Gifu University (Global Outreach, Human Rights, Diversity, Gender and Library), serta menjalankan riset di Laboratorium Komputasi di bawah bimbingan Dr. Taro Udagawa. Penelitian yang dilakukan mengkaji kemampuan eugenol sebagai penangkal radikal bebas melalui simulasi komputasi berbasis Density Functional Theory (DFT) untuk memahami mekanisme reaksi antara hidroksil radikal dan eugenol dengan kehadiran beberapa molekul air.

Lili Andriani mengaku pengalaman tersebut memberikan wawasan baru, baik dari sisi akademik maupun pengembangan diri.

"Program ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Selain memperdalam riset komputasi kimia, saya juga belajar budaya akademik yang menjunjung tinggi disiplin, integritas ilmiah, dan kolaborasi. Pengalaman ini memotivasi saya untuk terus meningkatkan kualitas riset serta memperluas jejaring internasional agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan ilmu kimia di Universitas Andalas," ungkapnya.

Program ini juga menghasilkan kerja sama awal antara Departemen Kimia UNAND dan Laboratorium Komputasi Udagawa di Gifu University. Kolaborasi tersebut diharapkan berlanjut melalui pertukaran dosen dan mahasiswa secara berkala, pengembangan riset bersama, serta eksplorasi bahan alam lainnya. Kemitraan ini diharapkan semakin memperkuat posisi Kimia UNAND di kancah akademik internasional sekaligus memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia.

This activity is funded by the Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) on behalf of the Indonesian Ministry of Higher Education, Science and Technology and managed under the EQUITY Program (Contract No.4304/B3/DT.03.08/2025).(*)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik