Bali (UNAND) – Dosen Departemen Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Andalas (UNAND), Dr. Ir. Ansiha Nur, S.T., M.T., mempresentasikan hasil penelitian mengenai pencemaran mikroplastik dalam 7th International Conference on Environmental Engineering (ICOEE) 2026 yang berlangsung di Bali, 30–31 Juli 2026.

Konferensi yang diselenggarakan Departemen Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara. Pada penyelenggaraan tahun ini, UNAND turut berperan sebagai co-host.

Mengusung tema “Engineering Solutions for Environmental Resilience in a Changing World”, konferensi membahas berbagai tantangan lingkungan global, mulai dari perubahan iklim, krisis air, pencemaran udara, peningkatan limbah, hingga munculnya polutan baru seperti mikroplastik.

Dalam forum tersebut, Ansiha mempresentasikan makalah berjudul “Effect of Household Connections on Microplastic Occurrence and Removal Performance in Domestic Wastewater Treatment Plants.”

Penelitian itu merupakan hasil kolaborasi Departemen Teknik Lingkungan UNAND dengan Faculty of Science and Technology, International University, Phnom Penh, Kamboja.

Riset tersebut mengkaji pengaruh karakteristik sambungan rumah terhadap keberadaan mikroplastik pada instalasi pengolahan air limbah domestik, sekaligus mengevaluasi kemampuan sistem dalam menyisihkan partikel mikroplastik selama proses pengolahan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sambungan rumah berperan penting dalam menentukan jumlah mikroplastik yang masuk ke sistem pengolahan dan memengaruhi efektivitas penyisihannya pada instalasi pengolahan air limbah domestik terdesentralisasi.

“Temuan ini memberikan dasar ilmiah untuk mengoptimalkan strategi pengelolaan air limbah domestik agar mampu mengurangi pelepasan mikroplastik ke lingkungan,” ujar Ansiha.

Menurutnya, sistem sanitasi masa depan tidak cukup hanya menyisihkan pencemar konvensional, tetapi juga harus mampu meminimalkan masuknya mikroplastik ke sungai, danau, serta wilayah pesisir.

Penelitian tersebut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, terutama SDG 6 tentang air bersih dan sanitasi layak serta SDG 14 tentang ekosistem laut.

Di sela konferensi, Ansiha juga bertemu dengan Kepala Departemen Teknik Lingkungan ITS, Dr. Susi Agustina Wilujeng, S.T., M.T., untuk membahas penguatan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia turut berdiskusi dengan Assoc. Prof. Muhammad Roil Bilad dari Universiti Brunei Darussalam mengenai peluang penelitian bersama, publikasi internasional, serta pengembangan teknologi pengolahan air dan air limbah.

Keikutsertaan tersebut memperkuat peran UNAND dalam jejaring riset internasional sekaligus mendorong lahirnya inovasi lingkungan yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.

This activity is funded by the Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) on behalf of the Indonesian Ministry of Higher Education, Science and Technology and managed under the EQUITY Program (Contract No. 4304/B3/DT.03.08/2025).(*)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik