Bali (UNAND) - Prestasi membanggakan kembali diraih sivitas akademika Universitas Andalas (UNAND). Dosen Fakultas Peternakan (Faterna) UNAND Eli Ratni, S.Pt., M.P., berhasil meraih penghargaan Best Presenter pada kategori Full Presentation dalam The 7th International Conference on Environmental Engineering (ICOEE) 2026 yang diselenggarakan di Bintang Bali Resort, Kuta, Bali, pada 30–31 Juli 2026.

Konferensi internasional bertema Engineering Solutions for Environmental Resilience in a Changing World yang diselenggarakan Departemen Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, industri, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara untuk membahas inovasi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, pengelolaan sumber daya, ekonomi sirkular, dan pembangunan berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, Eli Ratni mempresentasikan hasil penelitian berjudul "Time-Lagged Effects of Environmental Heat Stress on Milk Yield in Tropical Highland Dairy Farms." Penelitian ini mengkaji pengaruh keterlambatan respons (time-lagged effects) cekaman panas terhadap produksi susu sapi Friesian Holstein pada peternakan rakyat di dataran tinggi tropis menggunakan 1.440 data Temperature–Humidity Index (THI).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak cekaman panas terhadap produksi susu tidak selalu terjadi secara langsung. Pada salah satu peternakan, penurunan produksi susu terjadi pada hari yang sama ketika nilai THI meningkat, sedangkan pada peternakan lainnya dampak terbesar baru terlihat setelah 24 jam.

Analisis gabungan dari kedua lokasi penelitian juga memperlihatkan hubungan negatif yang konsisten antara THI dan produksi susu selama periode pengamatan. Temuan ini menegaskan bahwa respons sapi terhadap cekaman panas dipengaruhi oleh karakteristik masing-masing peternakan serta durasi paparan panas harian, sehingga strategi mitigasi perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat.

Melalui pendekatan analisis time-lag, penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan sistem peringatan dini (early warning system) berbasis data lingkungan untuk membantu peternak melakukan langkah mitigasi sebelum terjadi penurunan produksi susu. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi manajemen peternakan, sekaligus memperkuat ketahanan sektor peternakan sapi perah terhadap dampak perubahan iklim.

Atas kualitas penelitian, kemampuan presentasi, serta performa dalam sesi diskusi ilmiah, Eli Ratni dianugerahi penghargaan Best Presenter, sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap kualitas riset yang dikembangkan di Faterna UNAND.

"Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan penelitian yang memberikan solusi nyata bagi sektor peternakan, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Semoga hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan sistem peringatan dini berbasis teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan peternakan sapi perah di Indonesia," ujar Eli Ratni.

Selain mempresentasikan hasil penelitian, Eli Ratni juga mengikuti berbagai keynote, plenary, dan invited speaker sessions yang menghadirkan pakar dari Amerika Serikat, Filipina, India, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Keikutsertaan sekaligus prestasi tersebut memperkuat komitmen UNAND dalam meningkatkan kualitas penelitian, publikasi ilmiah internasional, serta kolaborasi global.

Penelitian ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 13 (Climate Action) melalui pengembangan sistem peternakan sapi perah yang lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan. Kegiatan ini didukung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui pendanaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia dalam program EQUITY.

“This activity is funded by the Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) on behalf of the Indonesian Ministry of Higher Education, Science and Technology and managed under the EQUITY Program (Contract No. 4304/B3/DT.03.08/2025)”(*)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik