Padang (UNAND) — Danantara Indonesia Trust menyelenggarakan acara bertajuk “One Year of Danantara Indonesia Trust: From Commitment to Action, Catalyzing Partnership, Lasting Change” pada Kamis (15/10). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini mempertemukan berbagai pihak, termasuk Universitas Andalas (UNAND) sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi untuk menciptakan dampak berkelanjutan.
Secara luring, acara ini dihadiri oleh Rektor UNAND Dr. Efa Yonnedi, S.E., MPPM., Akt. Sementara itu, secara daring, diwakili oleh Kepala Subdirektorat Administrasi, Informasi, dan Kesejahteraan Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan, Dr. Muhammad Yusra, S.IP., MA. Kegiatan ini juga diikuti oleh 50 perwakilan mahasiswa UNAND penerima Beasiswa Asa Nusantara.
Danantara Indonesia Trust meyakini bahwa dampak yang berkelanjutan harus dibangun melalui tata kelola yang baik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya memperkuat tiga kebutuhan dasar masyarakat, yaitu kesehatan, pendidikan, serta air bersih dan sanitasi.
Sebagai salah satu bentuk komitmen di bidang pendidikan, Danantara Indonesia Trust menghadirkan Beasiswa Asa Nusantara 2026. Program ini merupakan bantuan biaya pendidikan sekaligus pengembangan diri bagi mahasiswa baru angkatan 2026. Pelaksanaannya melibatkan empat perguruan tinggi di Indonesia, yakni UNAND, Universitas Hasanuddin, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Indonesia, dengan kuota sebanyak 200 penerima beasiswa di setiap universitas.
Beasiswa Asa Nusantara menyediakan bantuan biaya hidup dan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Selain bantuan finansial, penerima beasiswa juga memperoleh kesempatan mengikuti program capacity building atau pengembangan kapasitas yang diselenggarakan oleh Danantara Indonesia Trust maupun UNAND. Program ini direncanakan berlangsung satu kali setiap semester untuk mendukung pengembangan kompetensi dan potensi mahasiswa.
Dalam keterangannya, Muhammad Yusra menjelaskan bahwa program ini menyasar mahasiswa dengan kriteria tertentu, di antaranya berasal dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), terdampak bencana seperti bencana galodo pada 2025, menjadi generasi pertama dalam keluarga inti yang menempuh pendidikan tinggi, serta penyandang disabilitas.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Beasiswa Asa Nusantara diberikan selama delapan semester atau setara dengan empat tahun masa perkuliahan. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus memberikan kesempatan untuk mengembangkan kapasitas diri selama menjalani perkuliahan.
Melalui Beasiswa Asa Nusantara 2026, kolaborasi antara Danantara Indonesia Trust dan UNAND diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi serta mendukung lahirnya generasi muda yang berdaya saing dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (HE).
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik
