Padang (UNAND) — Universitas Andalas terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana. Pascabencana yang melanda kawasan Batu Busuak, Kelurahan Lambung Bukit, Universitas Andalas melalui Posko UNAND membuka layanan kesehatan bagi warga yang terdampak, khususnya kelompok rentan yang mengalami keterbatasan akses layanan medis.
Layanan kesehatan di posko ini melibatkan tenaga medis dan akademisi lintas disiplin. Tim kesehatan terdiri dari dokter residen Spesialis Penyakit Dalam, dr. Febdi Maulana, serta tiga mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Andalas, yaitu Muhammad Fazly, Ravi Permana Putra, dan M. Irvan Roviandy. Kehadiran tim ini difokuskan pada pemeriksaan kesehatan dasar, penanganan keluhan pascabencana, serta pendampingan penggunaan obat secara aman bagi masyarakat.
Koordinator Logistik dan Obat-obatan UNAND, Dr. apt. Syofyan, menyampaikan bahwa layanan kesehatan ini menjadi bagian penting dari upaya pemulihan awal warga pascabencana. Menurutnya, kondisi pascabencana tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.
“Setelah bencana, keluhan kesehatan masyarakat biasanya meningkat, mulai dari gangguan saluran pernapasan, penyakit kulit, hingga kelelahan dan penurunan daya tahan tubuh. Kehadiran posko kesehatan ini diharapkan dapat membantu warga memperoleh layanan medis dasar dengan cepat dan tepat,” ujar Syofyan pada Kamis (18/12).
Ia menambahkan, pendampingan farmasi juga menjadi aspek penting dalam layanan ini. Selain memastikan ketersediaan obat, tim juga memberikan edukasi sederhana kepada warga terkait cara penggunaan obat yang benar, terutama bagi lansia dan anak-anak.
“Kami tidak hanya datang membawa obat, tetapi juga memastikan obat tersebut digunakan dengan aman dan sesuai kebutuhan. Edukasi ini penting agar pengobatan berjalan efektif dan tidak menimbulkan risiko baru,” jelasnya.
Lebih lanjut, Syofyan menegaskan bahwa kehadiran UNAND di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan wujud nyata peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Universitas tidak boleh berjarak dengan masyarakatnya, terutama di saat-saat sulit seperti ini. UNAND akan terus berupaya hadir, mendampingi, dan membantu proses pemulihan warga, tidak hanya hari ini tetapi juga dalam beberapa waktu ke depan,” tutupnya.
Melalui Posko ini, UNAND berharap dapat meringankan beban masyarakat Batu Busuak sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.(*)
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik

