Padang (UNAND) – Wakil Rektor I Universitas Andalas (UNAND) Prof. Syukri Arif menerima mahasiswa Universitas Bengkulu (UNIB) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi dalam mendukung pengabdian kepada masyarakat.
Prof. Syukri menyampaikan bahwa sejak tahun 2024, KKN UNAND telah dilaksanakan secara tematik, dan pada tahun ini secara khusus mengangkat tema kebencanaan. Menurutnya, tema ini dipilih sebagai respons atas situasi dan kondisi aktual, di mana berbagai daerah menghadapi tantangan bencana alam yang berdampak langsung pada kehidupan sosial masyarakat.
“KKN memberi banyak pembelajaran yang tidak bisa diperoleh di dalam kelas. Mahasiswa belajar langsung dari masyarakat, dari pengalaman nyata di lapangan, serta memahami bagaimana bencana berdampak pada kehidupan sosial warga,” ujar Prof. Syukri.
Ia menambahkan, KKN bukan hanya sarana pengabdian, tetapi juga bagian penting dari proses pembentukan karakter mahasiswa. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang peka, empatik, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat mendengar, memahami, dan bersama-sama mencari solusi untuk meringankan beban warga terdampak,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pelaksanaan dan Pengembangan KKN Universitas Bengkulu, Dr. Bustanuddin Lubis, MA, menjelaskan bahwa KKN UNIB akan berlangsung hingga 19 Januari, dengan melibatkan 20 mahasiswa dari tujuh fakultas. Seluruh peserta berasal dari organisasi mahasiswa (ormawa) dan telah mengikuti pembekalan sebelum diterjunkan ke lokasi KKN.
“Kami menyiapkan mahasiswa agar siap secara mental, sosial, dan keilmuan, sehingga kehadiran mereka benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman pembelajaran yang bermakna,” jelas Bustanuddin.
Melalui pelaksanaan KKN ini, UNAND dan UNIB memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam menghadirkan pengabdian yang relevan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.(*)
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik

