Padang Pariaman (UNAND) – Masih dalam rangka kepedulian terhadap penanganan dampak bencana di Sumatra Barat, Universitas Andalas (UNAND) kembali menunjukkan komitmennya dengan memasang sistem ultra filtrasi air bersih di Kabupaten Padang Pariaman. Program ini menjadi bagian dari upaya UNAND dalam membantu pemulihan sarana dan prasarana masyarakat pascabencana banjir.

Selain menurunkan tim medis untuk pelayanan kesehatan, UNAND juga mengerahkan tim teknik guna membantu memperbaiki fasilitas dasar masyarakat yang rusak dan tidak berfungsi optimal, khususnya akses terhadap air bersih. Salah satu solusi yang diberikan adalah pemasangan alat ultra filtrasi, yakni sistem penyaring air yang mampu menghasilkan air layak pakai bagi kebutuhan sehari-hari warga.

Kondisi air di sejumlah wilayah terdampak bencana hingga kini masih berwarna kuning kecoklatan akibat curah hujan tinggi dan banjir yang melanda kawasan tersebut. Kondisi ini menyulitkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih, baik untuk konsumsi maupun keperluan rumah tangga lainnya. Oleh karena itu, pemasangan ultra filtrasi dinilai menjadi langkah strategis dan tepat sasaran.

Ultra filtrasi air ini dipasang di dua titik, yakni Korong Salibutan dan Korong Katimaha, Nagari Pasie Laweh, Kabupaten Padang Pariaman. Untuk Korong Salibutan, proses pemasangan telah selesai dan alat sudah siap digunakan oleh masyarakat. Pemasangan dilakukan di mushalla setempat pada Sabtu (27/12) agar mudah diakses oleh warga sekitar. Sementara itu, pemasangan ultra filtrasi di Korong Katimaha masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan segera rampung agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kegiatan ini dimonitor langsung oleh Dr. Eng. Dendi Adi Saputra bersama tim, serta melibatkan mahasiswa dari Fakultas Teknik Universitas Andalas. Keterlibatan mahasiswa diharapkan tidak hanya membantu percepatan proses pemasangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung tentang pengabdian kepada masyarakat.


Melalui program ini, Universitas Andalas menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat di tengah situasi bencana.

 

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik