Padang (UNAND) — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Andalas (UNAND) melalui program dukungan psikososial dan spiritual kembali menghadirkan ruang pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (2/1) di Luminos Café dan diikuti oleh puluhan warga penyintas yang masih merasakan dampak trauma pascabencana.

Dalam kegiatan tersebut, UNAND menghadirkan narasumber Dr. Rozi Sastra yang menyampaikan materi mengenai pemulihan psikososial, terutama terkait kemampuan mengelola emosi, membangun ketenangan batin, serta memperkuat daya lenting masyarakat setelah menghadapi situasi krisis. Ia menekankan pentingnya dukungan lingkungan sosial, kehadiran relawan, serta penguatan spiritual sebagai bagian dari proses penyembuhan jangka panjang.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNAND Dr. dr. Laila Isrona, turut menyampaikan pesan empati dan penguatan moral kepada para penyintas. Menurutnya, bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga luka psikologis yang membutuhkan perhatian bersama. Ia menegaskan bahwa kehadiran UNAND melalui kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian universitas terhadap kondisi mental dan spiritual masyarakat yang terdampak.

“Pemulihan bukan hanya tentang membangun kembali rumah dan fasilitas, tetapi juga membangkitkan harapan serta kepercayaan diri para penyintas untuk bangkit menata kehidupan,” ujarnya.

Para peserta diberi ruang untuk berbagi pengalaman, saling menguatkan, serta berdialog mengenai tantangan yang masih mereka hadapi pascabencana. Pendekatan yang digunakan tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan spiritual sehingga memberikan dampak yang lebih menyeluruh.

Melalui program ini, UNAND menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana, tidak hanya pada tahap tanggap darurat, tetapi juga pada fase keberlanjutan yang berorientasi pada pemulihan kehidupan sosial dan mental warga.(*)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik