Padang (UNAND) – Universitas Andalas (UNAND) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Khitan Massal Gratis yang diselenggarakan di Rumah Sakit Pendidikan UNAND, Rabu (24/6). Sebanyak 70 anak mengikuti kegiatan bertajuk “Khitan Ceria untuk Generasi Hebat” ini.

Kegiatan yang terlaksana melalui kerja sama antara UNAND dan LAZ Alumni Fakultas Kedokteran (FK) UNAND tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-70 dan Lustrum ke-14 Universitas Andalas.

Peserta khitan massal diprioritaskan bagi anak-anak penyintas bencana banjir di Kota Padang. Sekitar 50 persen peserta berasal dari kelompok penyintas, sementara sisanya merupakan peserta reguler yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Padang. Selain mendapatkan layanan khitan secara gratis, para peserta juga menerima berbagai bantuan yang menunjang kebutuhan pasca-khitan, berupa perlengkapan perawatan, seperangkat alat salat, serta alat tulis dan perlengkapan sekolah.

Manager LAZ FK UNAND, Nadia Auliya, S.S., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara alumni dan Universitas Andalas dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia juga menegaskan kesiapan LAZ FK UNAND untuk terus mendukung berbagai agenda sosial yang diselenggarakan oleh universitas di masa mendatang.

Direktur Rumah Sakit Pendidikan UNAND, Dr. dr. Muhammad Riendra, menyampaikan bahwa rumah sakit tidak hanya berperan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan kemanusiaan.

Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Andalas, Dr. Hefrizal Handra, M.Soc.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelibatan anak-anak penyintas bencana dalam program khitan massal menjadi wujud nyata kepedulian Universitas Andalas terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa Universitas Andalas tidak hanya hadir dalam bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga terus bersama masyarakat, termasuk para penyintas bencana alam. Kehadiran UNAND harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis ke-70 dan Lustrum ke-14 merupakan bentuk rasa syukur sekaligus pengabdian universitas kepada masyarakat. Angka 70 yang diangkat dalam sejumlah program peringatan tahun ini, termasuk jumlah peserta khitan massal, menjadi simbol perjalanan panjang Universitas Andalas dalam memberikan kontribusi bagi bangsa dan masyarakat.

Sebelumnya, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial Dies Natalis, Universitas Andalas juga telah melaksanakan operasi bibir dan langit-langit sumbing gratis bagi 12 pasien pada 20 Mei 2026. Melalui berbagai kegiatan kemanusiaan tersebut, Universitas Andalas terus menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi dan bantuan nyata bagi mereka yang membutuhkan. (N)

 

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik.