Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agen perubahan di lingkungan akademik, tetapi juga sebagai penggerak pemulihan lingkungan di tengah masyarakat. Hal inilah yang diwujudkan oleh Tim Program Mahasiswa Berdampak (PMB) BEM KM Universitas Andalas (UNAND) melalui kegiatan penanaman bibit pohon di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, sebagai bagian dari upaya pemulihan wilayah pascabencana banjir bandang dan longsor.

Kegiatan penanaman bibit dilaksanakan pada Rabu, 5 Februari 2026, sebagai tindak lanjut dari program reaktivasi lingkungan yang sebelumnya dilakukan. Penghijauan ini bertujuan untuk memperkuat struktur tanah, mengurangi risiko longsor di masa mendatang, serta memulihkan kondisi ekologis wilayah yang terdampak bencana.

Adapun jenis bibit yang ditanam meliputi petai, jengkol, dan pinang. Ketiga jenis tanaman tersebut dipilih karena memiliki sistem perakaran yang kuat sehingga mampu menahan erosi tanah, sekaligus memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan jangka panjang bagi warga Nagari Salareh Aia.

Penanaman Bibit Pohon di Nagari Salareh Aia
Penanaman Bibit Pohon di Nagari Salareh Aia

Penanaman bibit dilakukan secara gotong royong oleh Tim PMB BEM KM UNAND bersama masyarakat setempat dan relawan. Kegiatan ini mencerminkan pendekatan partisipatif yang menjadi prinsip utama Program Mahasiswa Berdampak, di mana mahasiswa dan masyarakat bekerja bersama sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

Program Mahasiswa Berdampak sendiri merupakan program yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan fokus pada pengembangan solusi berbasis kebutuhan masyarakat serta penguatan ketahanan sosial dan lingkungan di daerah terdampak bencana.

Melalui kegiatan penanaman bibit pohon ini, BEM KM Universitas Andalas berharap dapat berkontribusi dalam membangun kembali keseimbangan lingkungan di Nagari Salareh Aia, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana jangka panjang.

 

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik