Turki (UNAND) – Universitas Andalas (UNAND) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan internasionalisasi pendidikan melalui Program International Students Exchange (Outbound) EQUITY. Pada 30 Juni hingga 13 Juli 2026, mahasiswa Fakultas Teknik UNAND mengikuti program pertukaran mahasiswa di Balikesir University, Turki. Program ini difokuskan untuk menjalin kerja sama akademik, serta memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat dan berkontribusi langsung dalam proses pembelajaran Teknik Industri bertaraf internasional.

Delegasi Fakultas Teknik UNAND pada program ini terdiri dari dua mahasiswa Program Studi Teknik Industri, yaitu Muhammad Fathan Khalilullah Hasnil dan Badra Alam Zonta. Keikutsertaan mereka mendapat dukungan penuh dari Dekan Fakultas Teknik UNAND Prof. Dr. Ir. Is Prima Nanda, M.T., IPU., ASEAN Eng., bersama Wakil Dekan I Fakultas Teknik, Prof. Dr. Eng. Ir. Muhammad Ilhamdi Rusydi, S.T., M.T., serta Manajer Pendidikan dan Kemahasiswaan Fakultas Teknik, Ir. Ridwan, S.T., M.T., melalui Program EQUITY yang difasilitasi Direktorat Hilirisasi dan Kerja Sama.

Selama berada di Balikesir University, mahasiswa dibimbing secara langsung oleh Dr. Ibrahim Kucukkoc. Fokus utama kegiatan dilakukan di Laboratorium Penelitian Produksi Teknik Industri. Di sana, mahasiswa tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga berkontribusi secara praktis dengan membantu optimasi line balancing untuk kegiatan praktikum perancangan, serta turut merumuskan dan membuatkan Standard Operating Procedure (SOP) untuk laboratorium tersebut.

Selain meningkatkan kompetensi akademik dan teknis, program ini juga menjadi wadah pertukaran sosial dan budaya. Delegasi UNAND secara aktif berinteraksi dengan mahasiswa internasional lainnya dan berkesempatan mengelilingi kota Balikesir bersama mahasiswa setempat guna mempererat jejaring global.

Dekan Fakultas Teknik UNAND Prof. Is Prima Nanda menyampaikan apresiasinya terhadap keikutsertaan mahasiswa di Turki ini. "Kami ingin mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memahami praktik terbaik di perguruan tinggi luar negeri. Melalui Program EQUITY, mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi teknologi, memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dan berkolaborasi dalam lingkungan global," ujarnya.

Salah seorang perwakilan mahasiswa, Muhammad Fathan Khalilullah Hasnil, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan berharga tersebut.

"Pengalaman mengikuti program ke Turki ini sangat tak terlupakan dan memberikan dampak yang luar biasa bagi pengembangan diri kami. Kami berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung penuh terlaksananya program ini," ungkapnya.

Program Outbound EQUITY mendukung pencapaian IKU 2, IKU 6, dan IKU 8, sekaligus sejalan dengan SDG 4, SDG 9, dan SDG 17. Kegiatan ini didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Program EQUITY berdasarkan Kontrak Nomor 4304/B3/DT.03.08/2025.(*)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik