Malaysia (UTM) –  Universitas Andalas (UNAND) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan internasionalisasi pendidikan melalui Program International Students Exchange (Outbound) EQUITY. Pada 22 Juni–14 Juli 2026, Ahmad Habil Hambali, mahasiswa yang di supervisor-i prof. Harif Amali Rivai pada Program Doktor Manajemen FEB UNAND penerima beasiswa PMDSU (Program Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul), mengikuti program pertukaran mahasiswa di Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Program ini menjadi bagian dari upaya FEB UNAND menghadirkan pengalaman belajar bertaraf internasional yang mengintegrasikan pengayaan riset akademik, bimbingan doktoral, serta penguatan jejaring global.

Keikutsertaan Ahmad Habil Hambali mendapat dukungan dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAND Dr. Fery Andrianus, S.E., M.Si., melalui Program EQUITY yang didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia berdasarkan Kontrak Nomor 4304/B3/DT.03.08/2025.

Selama di UTM, peserta mengikuti serangkaian kegiatan akademik, mulai dari orientasi kampus dan pengenalan fasilitas AHIBS-UTM, pertemuan dengan profesor pembimbing, kunjungan akademik dan budaya, hingga mengikuti Workshop AI Class dan AHIBS Conference. Peserta juga memperkuat riset mengenai Green Human Resource Management (GHRM) dan Green Performance di rumah sakit Sumatera Barat.

Selain memperkuat kerangka riset, program ini memperluas jejaring akademik internasional. Peserta memperoleh bimbingan langsung dari Dr. Beni Widarman Yus Kelana (Azman Hashim International Business School/AHIBS-UTM), yang memberikan masukan konstruktif terhadap kerangka teoretis dan metodologi riset, khususnya terkait pendekatan parallel-serial multiple mediation model. Peserta juga mengikuti sharing session bersama mahasiswa pascasarjana UTM yang memperkaya wawasan mengenai pengalaman studi doktoral di lingkungan internasional.

Ahmad Habil Hambali mengaku memperoleh pengalaman yang sangat berharga selama mengikuti program tersebut.

Melalui program ini saya mendapat bimbingan langsung dari Dr. Beni Widarman Yus Kelana terkait kerangka teoretis dan metodologi riset disertasi saya tentang Green Human Resource Management. Saya juga berkesempatan mempresentasikan Area of Improvement di hadapan dosen pembimbing UTM serta bertukar pengalaman dengan mahasiswa pascasarjana dari berbagai negara. Pengalaman ini sangat membantu mempertajam arah riset disertasi saya dan memperluas wawasan akademik saya di tingkat internasional,” ungkapnya

Program Outbound EQUITY mendukung pencapaian IKU 2, IKU 6, dan IKU 7, sekaligus sejalan dengan SDG 4 (Quality Education), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals). Kegiatan ini didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Program EQUITY berdasarkan Kontrak Nomor 4304/B3/DT.03.08/2025.(*)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik