Padang (UNAND) – Universitas Andalas (UNAND) terus memperkuat transformasi digital di bidang kepegawaian melalui kegiatan Sosialisasi Document Management System (DMS) melalui ASN Digital Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Penyelesaian Disparitas Data. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid di Ruang Rapat Senat Universitas Andalas pada Kamis (1/10), dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan UNAND.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ASN mengenai pentingnya kelengkapan dan kesesuaian dokumen kepegawaian dalam sistem digital. DMS menjadi salah satu indikator penting dalam pengelolaan administrasi kepegawaian, terutama untuk mendukung proses kenaikan pangkat, mutasi, hingga persiapan pensiun secara otomatis.
Kelengkapan dokumen yang terdata dengan baik akan mempermudah proses administrasi kepegawaian sekaligus meminimalkan kendala akibat ketidaksesuaian data. Oleh karena itu, penyelesaian disparitas data dan pemutakhiran dokumen menjadi langkah penting untuk memastikan setiap ASN memperoleh layanan. kepegawaian yang lebih efektif dan efisien.
Rektor Universitas Andalas, Dr. Efa Yonnedi, S.E., M.PPM., Akt., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerapan DMS sejalan dengan komitmen UNAND dalam mendorong transformasi digital di berbagai bidang, termasuk tata kelola administrasi dan pelayanan kepada sivitas akademika.
Menurutnya, DMS dapat diibaratkan sebagai lemari digital yang menyimpan berbagai dokumen kepegawaian secara terstruktur dan mudah diakses sesuai kebutuhan. Dengan sistem ini, dokumen yang sebelumnya dikelola secara konvensional dapat tersimpan secara digital sehingga mendukung proses administrasi yang lebih praktis dan tertata.
Ia menambahkan, transformasi digital yang dilakukan UNAND juga tercermin melalui berbagai inovasi layanan, salah satunya penerapan ijazah elektronik. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah universitas dalam membangun tata kelola yang modern, adaptif, dan berbasis teknologi.
Kegiatan ini juga menghadirkan Prof. Dr.-Ing. Amalia Suzanti, S.T., M.Sc., selaku Pelaksana Tugas Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang memberikan pemahaman terkait penerapan DMS melalui ASN Digital BKN serta penyelesaian disparitas data.
Melalui kegiatan ini, UNAND berharap seluruh ASN semakin memahami pentingnya kelengkapan dan keakuratan dokumen kepegawaian. Dengan data yang tertib dan terintegrasi, proses layanan kepegawaian diharapkan dapat berjalan lebih lancar, transparan, dan memberikan kemudahan bagi ASN dalam setiap tahapan perjalanan kariernya. (N)
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik.
