Agam (UNAND) – Upaya penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam terus dilakukan oleh Universitas Andalas melalui program UNAND Peduli. Kali ini, bantuan berupa sistem pipanisasi, bak penampung, dan filter air bersih diserahkan kepada warga Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, pada Sabtu (24/1)
Penyerahan bantuan ini menjadi penanda tuntasnya misi tim UNAND Peduli di kawasan Maninjau. Sistem air bersih yang dibangun diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih yang layak dan berkelanjutan. Bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama dan kepedulian dari donatur, termasuk dukungan dari rekan-rekan di Amerika Serikat, yang disalurkan melalui UNAND untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam.
Serah terima bantuan dihadiri oleh Sekretaris Universitas Andalas, Dr. Aidinil Zetra, serta Direktur Kemahasiswaan, Dr. Eng. Dendi Adi Saputra. Kehadiran pimpinan universitas ini menjadi bentuk komitmen UNAND dalam memastikan bantuan benar-benar sampai dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Dr. Aidinil Zetra berharap fasilitas air bersih yang telah dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat dan dapat digunakan dalam jangka waktu panjang,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Eng. Dendi Adi Saputra menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat menjadi sedikit pengobat duka bagi warga yang terdampak bencana.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, menjadi pengobat duka atas musibah yang terjadi, serta membantu warga agar segera pulih. Kami juga berharap nagari ini bisa cepat bangkit kembali,” ungkapnya.
Dengan selesainya pembangunan fasilitas air bersih di Jorong Labuah, tim UNAND Peduli selanjutnya akan melanjutkan misi kemanusiaan ke Palembayan untuk melaksanakan program serupa di wilayah terdampak lainnya. Program ini menjadi wujud nyata peran Universitas Andalas sebagai kampus yang tidak hanya berfokus pada pendidikan dan riset, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat dalam masa pemulihan pascabencana.
Humas, Protokol, dan Layanan Infomasi Publik

