Padang (UNAND) – Sebagai bentuk kepedulian terhadap penyintas bencana banjir bandang di Sumatera Barat, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Andalas menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Trauma Healing: Pendampingan Psikososial dan Spiritual bagi Penyintas Bencana, pada Rabu (31/12), bertempat di Ruang Rapat Majelis Wali Amanat (MWA), Gedung Auditorium Universitas Andalas.


Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan pemahaman serta keterampilan dasar dalam melakukan pendampingan psikososial dan spiritual kepada korban bencana. Pendampingan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari proses pemulihan pascabencana, khususnya dalam membantu penyintas menghadapi trauma, ketakutan, serta tekanan emosional yang mereka alami.
Ketua DWP Universitas Andalas, Dr. Laila Isrona, dalam sambutannya menekankan bahwa kehadiran relawan dan pendamping di tengah korban bencana harus disertai dengan pengetahuan dan kepekaan yang memadai. Ia menyampaikan bahwa niat baik saja tidak cukup apabila tidak diiringi dengan sikap dan komunikasi yang tepat.

“Manfaat kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh korban bencana, tetapi juga oleh diri kita sendiri. Ketika berada di tengah penyintas, kita harus tahu bagaimana bersikap. Kata-kata dan tindakan yang kita lakukan jangan sampai justru menjadi luka baru bagi mereka, melainkan harus mampu memberikan rasa aman dan penguatan,” ujar Dr. Laila Isrona.

Bimtek ini diikuti oleh sekitar 25 hingga 30 peserta yang merupakan anggota DWP Universitas Andalas. Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan direncanakan dalam lima tahapan yang akan dilaksanakan secara bertahap, sehingga proses pendampingan terhadap penyintas dapat berjalan secara berkelanjutan dan terarah.

Adapun materi yang disampaikan dalam bimtek ini meliputi Materi Interaktif: Spiritual Support bagi Penyintas Bencana Alam yang disampaikan oleh Dr. Heri Surikno, M.Ag. Materi ini menekankan pentingnya penguatan spiritual sebagai salah satu sumber ketenangan dan ketahanan mental bagi korban bencana.

Selain itu, peserta juga mendapatkan Materi Interaktif dan Role Play Psychological First Aid (PFA) yang dibawakan oleh Nila Anggraeyni, M.Psi., Psikolog dan Meria Susanti, M.Psi., Psikolog. Melalui sesi simulasi dan praktik langsung, peserta diajak memahami langkah-langkah awal pendampingan psikologis yang tepat dan berempati.

Melalui kegiatan ini, DWP Universitas Andalas berharap dapat berkontribusi nyata dalam proses pemulihan psikososial dan spiritual penyintas bencana, sekaligus memperkuat peran sivitas akademika UNAND dalam aksi kemanusiaan di Sumatera Barat.

 

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik Universitas Andalas