Padang (UNAND) - Universitas Andalas (UNAND) menyelenggarakan kegiatan kunjungan dan diskusi penjajakan kerja sama dengan PT Alkan Chemical Indonesia pada Rabu, (14/1) bertempat di Ruang Rapat Senat, Lantai 4 Gedung Rektorat. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan dunia industri, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia.
Agenda kegiatan diawali dengan pemaparan singkat profil masing-masing institusi, dilanjutkan dengan diskusi mengenai potensi dan ruang lingkup kerja sama yang dapat dikembangkan. Berbagai peluang kolaborasi dibahas secara terbuka, termasuk penguatan pembelajaran berbasis kebutuhan industri, riset kolaboratif, hingga pengembangan inovasi yang berorientasi pada pemanfaatan dan hilirisasi hasil riset. Pertemuan ini juga menjadi forum untuk merumuskan langkah tindak lanjut kerja sama yang lebih operasional dan berkelanjutan.
Wakil Rektor IV UNAND Prof. Henmaidi, S.T., M.Eng.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa kemitraan dengan dunia industri merupakan bagian penting dari strategi UNAND dalam meningkatkan relevansi pendidikan tinggi terhadap dinamika pasar kerja dan perkembangan teknologi. Menurutnya, kerja sama yang dibangun tidak hanya berhenti pada kesepahaman administratif, tetapi harus diwujudkan dalam program-program konkret.
“UNAND mendorong kolaborasi yang menghasilkan dampak nyata, seperti riset terapan, peningkatan kompetensi mahasiswa dan dosen, serta penguatan jejaring industri untuk mempercepat proses inovasi,” ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset UNAND Dr. Eng. Muhammad Makky, S.TP., M.Si., menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi pintu masuk untuk merancang bentuk kerja sama yang lebih aplikatif. Ia menekankan pentingnya keterlibatan mitra industri dalam proses riset agar hasil penelitian lebih siap diadopsi dan memiliki nilai tambah.
“Keterlibatan industri sangat krusial untuk memastikan hasil riset tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi dapat dihilirisasikan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat daya saing daerah,” jelasnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen UNAND dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Melalui diskusi ini, UNAND berharap dapat merumuskan langkah tindak lanjut yang terukur dan berkelanjutan sebagai dasar pengembangan kerja sama lanjutan yang memberikan manfaat bagi institusi, mitra industri, serta kontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan daerah.(*)
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik

