Padang (UNAND) – Universitas Andalas (UNAND) melalui Program Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY) melaksanakan coaching program di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) pada Selasa (21/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya universitas untuk memperkuat pemahaman fakultas terhadap program EQUITY serta mendorong peningkatan partisipasi sivitas akademika dalam berbagai skema yang berorientasi internasional dan berdampak.

Program EQUITY merupakan inisiatif strategis UNAND yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat internasionalisasi, serta meningkatkan pengakuan dampak universitas di tingkat global. Melalui program ini, UNAND mendorong pengembangan program akademik dan kemitraan internasional, mobilitas dosen dan mahasiswa, penguatan kapasitas, serta kegiatan yang mendukung kontribusi universitas terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Dalam coaching program tersebut, Ketua EQUITY UNAND Dr. Eng. Muhammad Makky, menyampaikan paparan utama mengenai arah program EQUITY, jenis-jenis dukungan pendanaan, serta peluang yang dapat dimanfaatkan oleh fakultas. Tim Teknis EQUITY turut menjelaskan secara rinci program-program yang dapat dibiayai, mekanisme pengusulan, serta strategi penyusunan kegiatan agar selaras dengan target strategis universitas dan pencapaian SDGs. Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme dosen dan mahasiswa yang aktif menggali informasi terkait skema pendanaan dan peluang program.

“UNAND mendorong dosen dan mahasiswa untuk memanfaatkan EQUITY sebagai ruang percepatan internasionalisasi sekaligus penguatan kontribusi kampus terhadap agenda SDGs,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Fakultas Kesehatan Masyarakat memiliki potensi besar dalam mengembangkan program-program EQUITY, terutama yang berkaitan dengan penguatan kapasitas, kemitraan, serta program internasional yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia berharap kejelasan skema pendanaan dan dukungan teknis yang disampaikan melalui coaching ini dapat memudahkan fakultas menyiapkan rencana tindak lanjut yang berkualitas.

Dekan FKM UNAND Dr. dr. Dien Gusta Anggraini Nursal, M.K.M., menyambut baik pelaksanaan coaching program ini dan menyampaikan apresiasi kepada Tim EQUITY. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu sivitas akademika FKM dalam memahami peluang program yang dapat didanai melalui EQUITY serta strategi penyusunan kegiatan agar selaras dengan prioritas universitas.

“FKM siap mendorong dosen dan mahasiswa untuk lebih aktif berpartisipasi, termasuk mengembangkan program berbasis kerja sama dan kegiatan internasional yang relevan dengan isu kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Ke depan, UNAND berharap coaching program EQUITY di Fakultas Kesehatan Masyarakat dapat menjadi langkah awal peningkatan partisipasi fakultas dalam program-program universitas yang berorientasi internasional dan berdampak.

Sinergi antara Tim EQUITY UNAND, pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa diharapkan mampu melahirkan lebih banyak kegiatan yang berkualitas, terukur, dan selaras dengan SDGs, sekaligus memperkuat reputasi Universitas Andalas sebagai kampus berdampak di tingkat global.(*)

Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik