Padang (UNAND) – Universitas Andalas bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Andalas serta sejumlah perguruan tinggi di Indonesia berkolaborasi menggelar kegiatan Psychosocial and Spiritual Support bagi penyintas bencana hidrometeorologi. Kegiatan bertajuk “Menguatkan Jiwa, Menyembuhkan Luka, Menumbuhkan Harapan” ini dilaksanakan di Sentra Rendang, Lubuk Buaya, pada Sabtu (17/1).
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 penyintas bencana yang saat ini tinggal di hunian sementara. Program ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan psikososial serta spiritual bagi masyarakat terdampak bencana, agar mampu bangkit dan menumbuhkan kembali harapan di tengah situasi sulit.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan kerja sama Dharma Wanita Persatuan Universitas Andalas dengan Departemen Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi dengan sejumlah institusi pendidikan lainnya, di antaranya Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Tadulako (Untad), Universitas Pattimura (Unpatti), Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNV Jakarta), Universitas Bengkulu (Unib), serta Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
Ketua DWP Universitas Andalas, Dr. dr. Laila Isrona, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa kekeluargaan dan empati Universitas Andalas terhadap para penyintas bencana. Ia menambahkan bahwa sebelumnya DWP UNAND juga telah melakukan berbagai bentuk pendampingan psikososial di sejumlah lokasi pengungsian.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, Ph.D. Dalam sambutannya, Rektor berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang aman bagi para penyintas untuk menyampaikan perasaan dan pengalaman yang mereka alami, sehingga nantinya dapat dihubungkan dengan pihak-pihak yang mampu memberikan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan.

Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan berbagai aksi nyata yang telah dilakukan Universitas Andalas dalam proses tanggap bencana di Sumatera Barat. Hingga saat ini, UNAND telah melaksanakan 16 kegiatan pengabdian penugasan serta 3 penelitian penugasan untuk melakukan Damage and Loss Assessment (DaLA), serta terlibat aktif dalam penyusunan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Provinsi Sumatera Barat. Selain itu, Universitas Andalas juga telah mendirikan delapan posko tanggap bencana sebagai wujud kehadiran UNAND di tengah masyarakat terdampak.
Kepala Puskesmas Lubuk Buaya, drg. Alvera, menyambut baik kehadiran Universitas Andalas di kawasan hunian sementara Lubuk Buaya. Ia mengapresiasi dukungan dan kepedulian UNAND yang dinilai sangat membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.
Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik

