Padang (UNAND) - Wakil Rektor I Universitas Andalas mencanangkan skema pengabdian masyarakat sebagai ganti dari pelaksanaan KKN ataupun MBKM yang dapat dikonversi sebanyak 20 SKS, kepada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa (MENWA) UNAND.

WR I Prof. Mansyurdin menyebut, hal itu sejalan dengan pengintegrasian bidang pendidikan dan kemahasiswaan, pasca transformasi PTN-BH tahun lalu, yang sebelumnya merupakan dua bidang berbeda.

Ia menawarkan program integrasi dimana MENWA dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melaksanakan pengabdian masyarakat dalam rentang waktu tertentu. Salah satu targetnya adalah kerja sama dengan program ABRI Masuk Desa.

“Kita bisa mengintegrasikan kegiatan UKM MENWA ini dengan pengabdian masyarakat, misalnya selama satu bulan, itu tidak perlu lagi melakukan KKN atau jika dilakukan selama enam bulan atau kurang, misalnya 4-5 bulan, kegiatan tersebut kita akui seperti MBKM yang senilai 20 SKS,” jelasnya pada acara Serah Terima Jabatan Komandan Resimen Mahasiswa UNAND, Kamis (8/12).

Dikatakannya untuk merealisasikan dan menyusun rencana tersebut menjadi program, beliau mengatakan akan melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama pihak-pihak terkait seperti TNI, pemerintah daerah, dan sebagainya.

“Dengan pengintegrasian pendidikan dan kemahasiswaan ini, harapannya kita bisa mengubah mindset yaitu menjadi mahasiswa yang aktif di kegiatan kemahasiswaan seperti UKM, juga bisa menyelesaikan pendidikan tepat waktu dan dengan indeks prestasi yang bagus,” tambahnya. (*)

 

Humas dan Protokol UNAND